TRIBUN-MEDAN.COM, KARO-Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto meresmikan empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Karo di Kabupaten Karo, Rabu (8/4).
Peresmian ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap pelaksanaan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Empat unit yang diresmikan meliputi SPPG 5, 7, 8, dan 9. Kehadirannya diharapkan memperkuat distribusi makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai kelompok penerima manfaat utama.
Dalam sambutannya, Whisnu menegaskan bahwa kehadiran SPPG merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung agenda pemerintah, terutama dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi.
“Pemenuhan gizi bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan produktif,” ujar Whisnu.
Ia menekankan, operasional SPPG harus dijalankan secara optimal dengan menjaga standar pelayanan.
Mulai dari pengadaan bahan pangan, proses pengolahan, kebersihan dapur, hingga distribusi makanan harus dilakukan secara profesional agar manfaatnya tepat sasaran.
“Yang paling utama adalah kualitas makanan dan proses distribusinya. Semua harus aman, higienis, dan berkelanjutan,” katanya.
Menurut dia, pengelolaan SPPG tidak boleh dipandang sebagai pelengkap semata, melainkan bagian penting dari sistem pelayanan publik yang memastikan terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat.
Peresmian tersebut turut dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Sumut, serta jajaran Polres Karo.
Bupati Karo Antonius Ginting menyambut baik kehadiran empat SPPG tersebut.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian menjadi faktor kunci dalam mempercepat implementasi program pemenuhan gizi di daerah.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting agar program ini berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh operasional SPPG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga kualitas makanan dan tata kelola pelayanan tetap terjaga.
Peresmian empat SPPG ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat dukungan daerah terhadap kebijakan nasional di bidang peningkatan gizi masyarakat.
Selain menunjang program MBG, keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan mendorong terbangunnya kolaborasi berkelanjutan dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.(Jun-tribun-medan.com).