Kondisi Fajar Sadboy usai kecelakaan motor akhirnya terungkap.
Sohib Amanda Manopo itu mengakui kecelakaan dialaminya sampai membuatnya alami cidera.
Sebelumnya kabar Fajar Sadboy kecelakaan diungkap Amanda Manopo di sosial media.
Kecelakaan itu terjadi saat Fajar tengah berkendara di jalan.
Dalam kondisi tertentu, ia disebut kehilangan kendali hingga akhirnya mengalami insiden yang tak terhindarkan.
Tak menunggu lama, Fajar pun langsung membagikan kronologi kejadian yang dialaminya.
Ia menceritakan secara detail bagaimana kecelakaan tersebut bisa terjadi secara tiba-tiba.
Melalui penuturannya, Fajar menggambarkan momen-momen sebelum hingga saat insiden berlangsung, yang menurutnya terjadi begitu cepat di luar dugaan.
Pengakuan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas rasa penasaran publik yang sebelumnya hanya mendapatkan informasi sepintas mengenai kejadian yang menimpanya.
"Ya, jadi waktu itu saya mau belok, terus saya ngerem. Ternyata jalannya licin, terus saya jatuh ke sebelah kiri. Jatuh terus kena trotoar jalan," ujarnya saat berada di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, kejadian itu berlangsung sangat cepat tanpa sempat diantisipasi. Fajar pun terjatuh ke sisi kiri hingga membentur trotoar.
"Kejadiannya di daerah Jakarta Timur. Sekitar jam 9 atau jam 10 pagi. Waktu itu saya dari kantor mau balik ke apartemen," katanya.
Fajar juga mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, ia sempat menginap di kantor. Hal itu membuatnya baru pulang ke apartemen pada pagi hari.
"Kan malamnya saya sempat menginap di kantor, terus paginya mau pulang. Pas mau balik, terjadilah kecelakaan itu," ucapnya.
Saat terjatuh, Fajar sempat mendapatkan pertolongan dari seseorang di sekitar lokasi. Orang tersebut mengenali dirinya dan mencoba membantu.
"Ada satu orang cowok yang nolongin saya. Dia nanya, 'Fajar Sadboy ya?' Saya jawab, 'Iya, Bang'. Terus dia bilang, 'Telepon Amanda Manopo atau siapa gitu'," tuturnya.
Meski ditawari bantuan, Fajar memilih untuk tidak merepotkan orang lain. Ia memutuskan untuk menangani situasinya sendiri.
"Tapi saya merasa tidak enak kalau merepotkan orang lain. Jadi saya langsung bangun sendiri, ambil motor, dan balik ke apartemen sendiri," jelasnya.
Sesampainya di apartemen, Fajar mulai merasakan dampak dari kecelakaan tersebut. Rasa sakit perlahan mulai muncul di tubuhnya.
"Kondisi enggak berdarah-darah. Cuma ya terasa sakit," ungkapnya.
Pihak manajemen Fajar, Safaah, turut memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut. Ia menceritakan bagaimana penanganan pertama dilakukan setelah kejadian.
"Jadi pas sampai apartemen, Fajar belum terlalu berasa sakitnya. Tidak lama, mamanya Fajar telepon saya dan Pak Dudung, ngabarin kalau Fajar jatuh dari motor. Akhirnya langsung kita bawa ke dokter," tutur Safaah.
Langkah cepat pun diambil untuk memastikan kondisi Fajar.
Setelah diperiksa oleh tenaga medis, diketahui adanya beberapa luka akibat benturan.
"Lukanya ada bengkak di sini (tangan), terus memar bulat kayak koin 500-an. Kalau tangan ini, katanya ada tulang yang geser atau retak karena benturan. Kuku jempol saya copot," ungkap fajar.
Ia juga mengungkapkan bahwa proses pemulihan akan memakan waktu cukup lama. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter.
"Kata dokter pemulihannya kurang lebih satu bulan," tutupnya.