TRIBUNDEPOK-China kini menjadi negara dengan konsumsi emas tertinggi dengan total 2.304,4 ton emas pada tahun 2025.
Data terbaru Bank Rakyat China (PBOC) menunjukkan bahwa bank sentral negara itu membeli emas sebesar 5 ton emas pada bulan Maret 2026 lalu.
Konsumsi emas di China ini melonjak tajam dibanding sebelumnya yang hanya 612,5 ton seperti dimuat Galeri24 pada tahun 2024 lalu.
Hal ini membuat China menjadi negara pertama konsumen emas terbesar di dunia.
Di China, permintaan emas domestik sangat kuat.
Konsumsi emas bukan hanya dalam bentuk perhiasan, tetapi juga sebagai bentuk investasi serta sebagai bahan baku industri.
Alhasil, selama enam tahun berturut-turut negeri tirai bambu tersebut menempati urutan pertama konsumen emas di dunia.
Baca juga: Sempat Naik Sehari, Harga Emas Turun Lagi 1,72 Persen di Tengah Kabar Gencatan Senjata Iran
Di tengah ketidakpastian ekonomi, emas dianggap investasi yang lebih aman dibandingkan pilihan investasi lainnya. Hal ini membuat para investor di China lebih tertarik untuk berinvestasi emas.
Sebagai perbandingan total permintaan emas konsumen Indonesia mencapai 48,2 ton pada 2025, tumbuh 2 persen secara tahunan.
Sementara permintaan emas di China naik 28 persen secara tahunan, kemudian India tumbuh 17 persen, dengan kontribusi keduanya melebihi 50 persen dari total permintaan kategori tersebut.
Dimuat Kompas.com berdasarkan laporan Gold Demand Trends: Full Year 2025 yang dirilis World Gold Council (WGC) mencatat, tahun 2025 menjadi periode bersejarah bagi pasar emas global.
Total permintaan emas dunia mencapai 5.002 ton, tertinggi sepanjang masa, dengan nilai investasi tahunan menyentuh 555 miliar dollar AS.
Rekor tersebut ditopang oleh lonjakan permintaan investasi di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global yang terus berlanjut sepanjang tahun.
Sebagai informasi harga emas mengalami fluktuasi di tengah ketidakpastian kondisi global.
Setelah sempat naik 1,75 persen, kini Harga Emas Antam turun lagi 1,72 persen menjadi 2.850.000 pergram pada Kamis (9/4/2026).
Penurunan harga emas itu terjadi sehari setelah pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran selama dua pekan lamanya.
Padahal pada Rabu (8/4/2026) harga emas sempat menguat 1,75 % hingga menyentuh angka Rp2.000.000 pergram.
Artinya pada hari Rabu ini harga emas mengalami turun Rp50 ribu pada hari ini atau turun 1,72 % .
Harga emas Antam biasanya akan di update setiap hari melalui website resmi Logam Mulia Antam setiap pukul 08.30 WIB.
(Wartakotalive.com/DES/Kompas.com)