Rendahnya Kesadaran Menyikat Gigi dengan Benar, TeethTalk Academy Dorong Edukasi Lewat Media Sosial
Mochamad Dipa Anggara April 09, 2026 04:32 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia masih menjadi tantangan serius. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan sekitar 96 persen masyarakat tidak mengunjungi dokter gigi dalam setahun terakhir.

Lebih memprihatinkan lagi, hanya 2,8 persen yang menyikat gigi dengan cara yang benar. Rendahnya kesadaran ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari rasa takut ke dokter gigi hingga kurangnya edukasi yang mudah dipahami.

Melihat kondisi tersebut, Unilever Indonesia melalui brand Pepsodent menghadirkan pendekatan baru dalam edukasi kesehatan gigi yang lebih relevan dengan gaya hidup digital.

Salah satunya melalui program TeethTalk Academy for Dentfluencers, sebuah pelatihan yang ditujukan bagi dokter gigi, mahasiswa kedokteran gigi, hingga pegiat kesehatan untuk menjadi komunikator kesehatan di media sosial.

Program ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat pengetahuan klinis, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan membuat konten digital yang menarik.

Mulai dari teknik produksi seperti pencahayaan dan editing, hingga strategi membangun personal branding dan berinteraksi dengan audiens secara efektif.

Workshop perdana yang digelar pada Maret 2026 menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif, seperti Dr. Milad Shadrooh, seorang dental influencer asal Inggris yang dikenal dengan pendekatan kreatif dalam edukasi kesehatan gigi. 

Selain itu, kreator lokal seperti Zaki Alfadilah, Twomann, dan Vinco turut berbagi pengalaman dalam menciptakan konten yang engaging.

Menurut Senior Global Brand Director Oral Care Unilever, Madhurjya Banerjee, peran dokter gigi kini tidak hanya sebatas praktik klinis, tetapi juga sebagai edukator di ruang digital.

"Penyampaian informasi yang menarik menjadi kunci agar pesan kesehatan berbasis ilmiah dapat menjangkau lebih banyak orang dan mengurangi rasa takut masyarakat untuk berkunjung ke dokter gigi," ujar Madhurjya dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).

Hal senada disampaikan oleh Milad Shadrooh. Ia menilai media sosial membuka peluang besar untuk mengubah persepsi masyarakat terhadap perawatan gigi yang selama ini dianggap menakutkan.

"Dengan pendekatan yang lebih humanis dan mudah dipahami, edukasi kesehatan gigi dapat diterima lebih luas, terutama oleh generasi muda," ucapnya.

Ke depan, TeethTalk Academy direncanakan akan diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia, sekaligus membangun komunitas 'dentfluencer' yang berkelanjutan.

"Dengan meningkatnya akses terhadap informasi yang benar, diharapkan masyarakat dapat mulai membangun kebiasaan sederhana namun penting, seperti menyikat gigi dengan teknik yang tepat, rutin memeriksakan gigi ke dokter, serta memahami bahwa kesehatan mulut merupakan bagian tak terpisahkan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan," tandas Milad Shadrooh.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.