Gejolak Harga Avtur, Sofwan Dedy Dorong Solusi Jangka Panjang agar TIket Pesawat Tak Mahal
Ahmad Sabran April 09, 2026 04:32 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Gejolak harga avtur sebagai bahan bakar utama penerbangan berimbas terhadap harga tiket pesawat. 

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDIP Sofwan Dedy Ardyanto mendorong, pemerintah, regulator, dan maskapai berembuk mencari solusi jangka panjang untuk menghadapi gejolak harga avtur di pasar global.

Diketahui pemerintah turun tangan meredam dampak kenaikan harga avtur terhadap industri penerbangan nasional dengan menjaga kenaikan biaya penerbangan tetap terjangkau, dengan kenaikan harga tiket di rentang 9-13 persen seperti yang disampaikan Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto, Senin (6/4/2026)

"Kebijakan ini langkah awal yang baik, tetapi pemerintah perlu memastikan solusi jangka panjang agar kenaikan biaya penerbangan tidak terus membebani masyarakat dan sektor lainnya" ujarnya dalam keterangan pada wartawan, Rabu (8/4/2026)

Baca juga: Harga Kedelai Meroket, Perajin Tempe Jaksel Terjepit: Pilih Kurangi Ukuran Ketimbang Naikkan Harga

Lebih lanjut Sofwan menjelaskan jika sebelum terdampak perang, harga tiket domestik di Indonesia sudah tergolong tinggi karena tarif batas atas yang tidak disesuaikan sejak 2019, tingginya biaya operasional, terbatasnya jumlah armada serta faktor lain seperti PPN 11 % pada avtur dan PJP2U yang berkontribusi meningkatkan harga akhir.

"Keempat faktor tersebut perlu menjadi dasar bagi evaluasi menyeluruh, sehingga di masa depan harga tiket pesawat domestik menjadi lebih terjangkau" tuturnya

"Jadi, soal harga tiket pesawat ini bukan hanya soal fluktuasi harga avtur, tapi lebih kompleks," lanjutnya.

Sofwan menyoroti harga avtur yang sudah tergolong tinggi dibandingkan negara lain. Jika di Singapura harga avtur berkisar Rp13.000 per liter, di Indonesia bisa mencapai Rp15.000 per liter, bahkan lebih mahal di wilayah Indonesia Timur. 

Baca juga: BGN Tanggapi Sepeda Motor Baru Berlogo SPPG, Dadan Hindayana: Menunjang Kinerja Kepala Dapur MBG

Hal tersebut menjadi pengaruh besar karena avtur menyumbang kurang lebih 40 % komponen dari harga tiket

"Terkait avtur ini kuncinya ada pada tata kelola harga avtur oleh Kementrian ESDM" tegasnya

"Avtur idealnya dikelola oleh lebi dari satu provider dan tidak dimonopoli, hal tersebut merupakan langkah untuk menjaga harga tiket pesawat dan merupakan salah satu rekomendasi dari KPPU" pungkasnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.