Sudah 579 Ribu Warga Kepri Nikmati MBG, Wagub Nyanyang: Investasi Jangka Panjang
Dewi Haryati April 09, 2026 04:40 PM

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menghadiri pembukaan Rapat Konsolidasi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kepri di Aston Batam Hotel & Residence, Kamis (2/4/2026).

Rapat konsolidasi ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh pelaksana program memiliki pemahaman yang sama terkait prosedur operasional Standar Pelayanan Program Gizi (SPPG), sekaligus memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan. 

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang mengatakan program MBG merupakan program strategis nasional yang sangat relevan dalam menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia saat ini.

"Program ini bukan hanya sekadar soal makanan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing," ujar Nyanyang melansir kepriprov.go.id, Kamis (9/4/2026).

Ia juga menyoroti karakteristik wilayah Kepri yang terdiri dari pulau-pulau. Hal ini menghadirkan tantangan tersendiri dalam aspek distribusi dan pelaksanaan program di lapangan. 

Maka dari itu menurutnya, diperlukan sinergi lintas sektor, koordinasi yang kuat, serta inovasi dalam pelaksanaan program ini.

"Rapat konsolidasi ini sangat penting, bukan untuk mencari kekurangan semata, tetapi untuk memperbaiki dan menguatkan pelaksanaan program MBG ke depan agar semakin optimal," katanya.

Berdasarkan data hingga 31 Maret 2026, pelaksanaan program MBG di Kepri telah menjangkau sebanyak 579.270 penerima manfaat atau sekitar 85,26 persen dari target sebanyak 679.402 penerima manfaat.

Nyanyang mengatakan, capaian tersebut patut disyukuri karena program MBG telah memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan asupan gizi anak sekolah, mendukung konsentrasi belajar dan kehadiran siswa, serta menjadi bagian dari upaya pencegahan gizi buruk dan stunting.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya yang hadir membuka secara resmi rapat ini, menekankan pentingnya kesamaan pemahaman seluruh pelaksana terhadap prosedur operasional yang telah diatur dalam petunjuk teknis.

"Dengan pemahaman yang sama oleh semua pihak, kita berharap tidak ada permasalahan dalam pelaksanaan program MBG di lapangan," katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh mitra dan yayasan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku sebagai landasan utama dalam menjaga kualitas pelaksanaan program. 

Selain itu, Sony menegaskan pentingnya pengawasan, baik secara internal maupun eksternal, termasuk peran serta masyarakat dalam memastikan program berjalan sesuai aturan.

"Jika ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan program, tentu akan ada sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku," tutur Sony.

Melalui rapat konsolidasi ini, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kepri dapat berjalan semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan, anak didik, serta ibu hamil dan menyusui. (adv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.