Merek China Gusur Diler Mobil Jepang, Menperin Minta Produsen Percepat Transisi ke EV
Choirul Arifin April 09, 2026 06:20 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, tergusurnya sejumlah diler mobil Jepang oleh mobil-mobil merek China menjadi sinyal kuat perubahan preferensi masyarakat Indonesia di pasar otomotif nasional. 

"Saya kira itu juga challenge untuk brand Jepang, karena semuanya ini berkaitan dengan market. Jadi dia harus bisa menyesuaikan apa yang menjadi keinginan market," tutur Agus kepada Wartawan di acara Peluncuran Buku Ginandjar Kartasasmita di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026).

Merek-merek baru dari China umumnya menawarkan model mobil listrik dengan harga kompetitif dan fitur yang lebih agresif, mulai menggerus dominasi pemain lama.

Menperin menambahkan, produsen mobil Jepang perlu lebih cepat membaca arah kebijakan pemerintah yang kini mendorong percepatan elektrifikasi kendaraan nasional.

"Produsen Jepang juga harus bisa mulai melihat, mulai membaca bahwa policy kita akan shifting akan lebih cepat shifting kepada penggunaan mobil-mobil berbasis EV," ungkapnya. 

Momentum percepatan kendaraan listrik semakin relevan di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap isu ketahanan energi nasional, terutama setelah gejolak geopolitik global yang memicu tekanan pada pasokan dan harga energi fosil.

Baca juga: Senator Amerika: Mobil China Seperti Kanker, Serukan Boikot Global

"Ini lesson learned yang begitu luar biasa dari konflik di Middle East ini adalah ketahanan energi kita, di mana kita harus mampu untuk mendesain sesedikit mungkin kebutuhan-kebutuhan produksi itu yang berbasis fosil, yang berbasis BBM," jelasnya.

Pemerintah saat ini telah menetapkan arah kebijakan jangka panjang untuk mendorong seluruh jenis kendaraan beralih ke teknologi listrik, tidak hanya mobil penumpang tetapi juga sepeda motor, truk, hingga bus.

Baca juga: Produsen Mobil China Kuasai Pasar Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Asia

"Saya kira itu produsen-produsen Jepang harus bisa melihat bahwa kita akan shifting ke situ dan ini arahan langsung dari Bapak Presiden agar kita bisa segera full pada EV, baik itu motor maupun mobil termasuk truk termasuk bus juga," ucap Menperin.

Seperti diketahui, sejumlah showroom mobil Jepang kini mengubah bisnisnya menjadi diler mobil China. Hal ini antara lain terjadi pada diler mobil Honda seperti Honda Trimegah BSD, Honda Triputra Bekasi dan Honda Union Serpong yang kini telah beralih fungsi menjadi jaringan penjualan mobil China di bawah grup Chery.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.