Breakwater 168 Meter Dibangun Atasi Pendangkalan Alur di Pantai Pasar Bawah Bengkulu Selatan
Hendrik Budiman April 09, 2026 07:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Untuk mengatasi pendangkalan yang kerap terjadi di muara jalur keluar masuk nelayan di kawasan muara Pantai Pasar Bawah, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan akan membangun breakwater atau pemecah gelombang sepanjang 168 meter.

Perencanaan pembangunan tersebut dilakukan langsung oleh dinas terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang telah turun ke lokasi muara Pantai Pasar Bawah untuk melihat kondisi di lapangan.

Pendangkalan yang sering terjadi selama ini dikeluhkan nelayan karena menyulitkan aktivitas keluar masuk perahu.

Kepala Dinas PUPR Bengkulu Selatan, Iwan Darmawan, mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pembangunan breakwater yang berfungsi sebagai penahan ombak sekaligus mengatasi pendangkalan di jalur masuk nelayan dari laut menuju muara di Pantai Pasar Bawah.

“Pembangunan ini bertujuan untuk pengamanan akses nelayan, khususnya saat keluar masuk dari laut ke muara,” ujar Iwan saat meninjau lokasi, Kamis (9/4/2026).

Anggaran APBD Mencapai Rp 1,4 Miliar

Iwan menjelaskan, proyek pembangunan tersebut telah dianggarkan dalam APBD tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp1,4 miliar.

Menurutnya, keberadaan pemecah gelombang ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi nelayan saat beraktivitas, mengingat kondisi alam yang tidak menentu.

“Alam ini tidak bisa kita tebak. Pemerintah daerah berupaya hadir di tengah masyarakat nelayan, khususnya dalam memberikan akses yang lebih aman dari laut menuju sungai,” ungkap Iwan.

Akan Berkoordinasi oleh Dinas Kelautan

Selain itu, Dinas PUPR juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kelautan untuk mendukung pembangunan fasilitas nelayan di kawasan Pantai Pasar Bawah, khususnya di wilayah Manna dan Pasar Manna.

Ke depan, pemerintah daerah juga berencana mengakomodasi berbagai kebutuhan nelayan.

Termasuk pengembangan fasilitas pendaratan kapal agar aktivitas ekonomi masyarakat pesisir semakin meningkat.

“Ke depan tentu akan kita sesuaikan dengan kebutuhan nelayan, termasuk fasilitas pendaratan kapal,” tutup Iwan.

Dengan adanya pembangunan breakwater di muara Pantai Pasar Bawah ini, diharapkan permasalahan pendangkalan dapat teratasi.

Sehingga aktivitas nelayan menjadi lebih lancar, aman, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Bengkulu Selatan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.