Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono bersama jajaran didampingi Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo melakukan aksi bersih pantai sekaligus meninjau konservasi penyu di Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis (9/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung pelestarian lingkungan, khususnya habitat penyu di wilayah pesisir Bengkulu Tengah.
Kapolda Bengkulu tiba di lokasi penangkaran penyu sekitar pukul 14.02 WIB dan langsung melakukan peninjauan terhadap fasilitas konservasi.
Usai peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih Pantai Alun Utara bersama personel kepolisian dan masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Polda Bengkulu, di antaranya Dansat Brimob, Plt Dirsamapta, Kapolres Bengkulu Tengah, Kapolsek Pondok Kelapa, serta personel dari Satbrimob dan Ditsamapta.
Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan satwa laut yang dilindungi.
Baca juga: Cerita Menarik Bupati Kunjungi SMPN 8 Bengkulu Tengah, Ingat Pengalaman Mendaki Gunung Tidar
“Selain meninjau, Bapak Kapolda juga berkenan membantu perbaikan fasilitas penangkaran, seperti atap dan beberapa bagian yang rusak akibat abrasi pantai,” ujar Totok.
Sementara itu, Pengurus Konservasi Penyu Alun Utara Zulkarnedi menyambut baik perhatian yang diberikan Kapolda Bengkulu terhadap keberlangsungan konservasi tersebut.
“Tadi dari Bapak Kapolda berniat untuk membantu memperbaiki gedung-gedung kami yang mengalami kerusakan. Informasinya, perbaikan akan mulai dikerjakan besok, 10 April 2026,” ujar Zulkarnedi.
Ia berharap dukungan dari pihak kepolisian dapat terus berlanjut ke depan.
“Harapan kami, hubungan dengan Bapak Kapolda ini bisa terus terjalin dan akan ada kegiatan-kegiatan konservasi berkelanjutan di lokasi ini,” tambahnya.
Zulkarnedi juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas perhatian yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polri, khususnya Kapolda Bengkulu dan Kapolres Bengkulu Tengah, yang telah mendukung konservasi Alun Utara ini,” tutupnya.
Diketahui, Kapolda Bengkulu dijadwalkan akan kembali mengunjungi lokasi tersebut, pada Selasa 21 April 2026 untuk melakukan pelepasan tukik atau bayi penyu ke habitat alaminya.