TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejumlah guru di SMP 7 Kota Jambi dikabarkan menunjukkan gejala keracunan setelah mencicipi menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (9/4/2026).
Tiga orang dilaporkan menunjukkan gejala keracunan setelah mencicipi menu yang baru tiba di sekolah tersebut.
Kejadian ini berlangsung tadi pagi, saat makanan akan dibagikan kepada para siswa.
Sesuai prosedur yang berlaku, makanan lebih dulu dicicipi oleh guru.
Namun, tak lama setelah itu, para guru merasakan mual dan segera mendapat penanganan.
Ketiganya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi untuk mendapatkan perawatan medis.
Beruntung, belum ada siswa yang sempat mengonsumsi makanan tersebut.
Bukan Kali Pertama
Insiden gejala keracunan setelah mencicipi menu MBG di Provinsi Jambi bukan kali pertama.
Januari lalu, sebanyak 145 orang mengalami gejala keracunan setelah mencicipi menu MBG di Muaro Jambi dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Direktur RSUD Ahmad Ripin Sengeti, Agus Subekti mencatat, dari 145 pasien yang sempat dirawat di rumah sakit itu, sebanyak 99 harus menjalani rawat inap, sementara 44 lainnya mendapat perawatan jalan.
Selain itu, dua pasien dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk mendapatkan pelayanan lebih baik.
Gejala keracunan MBG di Muaro Jambi Januari lalu dialami berbagai kelompok usia, mulai dari siswa TK, SD, MTs atau sederajat, hingga guru dan balita.
Mereka mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG yang dibagikan pada Jumat (30/1/2026).
"Mereka yang masuk ini mengalani gejala sakit perut, mual dan demam," katanya.
Setelah insiden itu, Pemkab Muaro Jambi langsung melakukan evaluasi.
Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono bahkan langsung melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPPG guna memastikan kondisi di lapangan.
"Peninjauan ini akan dilakukan secara berkala. Saya minta seluruh petugas SPPG meningkatkan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) guna menjamin kualitas makanan yang disajikan tetap terjaga," kata dia, Selasa (3/2/2026) lalu.
Terkait dugaan keracunan di SMPN 7 Kota Jambi, Tribunjambi.com masih mencari informasi lebih lanjut dan menginformasikan pembaruan secara berkala.
Baca juga: Tiga Polisi yang Ada di TKP Pemerkosaan di Jambi Disanksi Minta Maaf dan Patsus
Baca juga: Waspada Karhutla, Suhu Kemarau di Jambi Tahun ini Diprediksi Lebih Panas
Baca juga: Jaksa Tuntut Dede yang Habisi Wanita di Talang Bakung 18 Tahun Penjara
Baca juga: Maling Gasak Rp3,2 Juta di Toko Buah di Tungkal Ilir saat Pemilik Lengah