Wanita di Malang Syok Suaminya Ternyata Perempuan, Terungkap di Malam Pertama
Wawan Akuba April 09, 2026 10:58 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah pernikahan yang baru seumur jagung di Kota Malang berujung laporan polisi setelah identitas pasangan terungkap secara mengejutkan pada malam pertama.

Peristiwa ini dialami Intan Anggraeni (28), yang melaporkan sosok yang dikenalnya sebagai Rey usai mengetahui fakta tak terduga sesaat setelah keduanya resmi menikah.

Momen yang semestinya menjadi awal kehidupan rumah tangga justru berubah menjadi kepanikan bagi Intan.

Baca juga: Rektor UNG Dorong Penguatan STEM, ONMIPA 2026 Jadi Ajang Lahirkan Talenta Unggul

Ia mengaku baru menyadari identitas sebenarnya dari pasangannya setelah pernikahan berlangsung.

"Taunya pas malam pertama. Setelah saya tahu dia ternyata wanita, saya langsung nangis dan lapor ke orang tua," ujar Intan, Rabu (8/4/2026).

Hubungan keduanya berlangsung dalam waktu yang relatif singkat.

Intan pertama kali mengenal Rey pada awal Februari 2026 di sebuah kafe di kawasan Kota Batu.

Dari perkenalan itu, keduanya mulai menjalin hubungan sejak 14 Februari, hingga akhirnya memutuskan menikah pada 3 April 2026.

Baca juga: 6 Kapolsek di Gorontalo Dimutasi, Ini Nama-nama dan Jabatan Barunya

Sepanjang masa pendekatan, Intan mengaku tidak menemukan hal mencurigakan.

Sosok Rey dinilai meyakinkan sebagai laki-laki, baik dari cara berpenampilan maupun perilaku sehari-hari.

"Dia ngakunya cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli," katanya.

Namun, sejumlah kejanggalan mulai dirasakan saat prosesi pernikahan berlangsung.

Salah satu hal yang menimbulkan tanda tanya adalah tidak hadirnya keluarga dari pihak Rey dalam acara tersebut.

"Waktu nikah, dia nggak bawa keluarganya sama sekali," tambah Intan.

Pihak keluarga korban kemudian mengambil langkah hukum.

Perwakilan keluarga, Eko NS, menyebut laporan telah diajukan ke kepolisian dengan dugaan pemalsuan dokumen yang digunakan dalam pernikahan.

Selain itu, keluarga juga menemukan indikasi lain yang dianggap mencurigakan sebelum pernikahan berlangsung.

Baca juga: Unggah Foto Orang Berutang di Medsos Bisa Dijerat UU ITE, Ini Penjelasan Dirkrimsus Polda Gorontalo

Korban disebut sempat diminta untuk mengurus paspor dengan alasan akan diajak berobat ke luar negeri.

"Kita juga khawatir ada indikasi lain. Korban sempat diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja, katanya untuk berobat. Ini yang membuat kita curiga," ungkapnya.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran, mengingat modus serupa kerap dikaitkan dengan penipuan hingga dugaan tindak pidana perdagangan orang.

Keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut kasus ini secara menyeluruh, tidak hanya pada dugaan pemalsuan identitas, tetapi juga kemungkinan adanya tindak pidana lain.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan tengah diproses.

"Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut," tandasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.