Anggota Komisi XII DPR: Cadangan Gas Baru di Jambi Berpotensi Tingkatkan Produksi LPG Domestik
Hasiolan Eko P Gultom April 09, 2026 11:38 PM

Anggota Komisi XII DPR: Cadangan Gas Baru di Jambi Berpotensi Tingkatkan Produksi LPG Domestik

Chaerul Umam/Tribunnews.com


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penemuan cadangan gas baru di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, melalui sumur NEB-79ST menjadi angin segar bagi upaya peningkatan produksi LPG dalam negeri. 


Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menilai temuan tersebut memiliki potensi strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Baca juga: Bahlil Sebut Masa Krisis LPG Sudah Lewat, Klaim RI Segera Surplus Solar


Keberhasilan eksplorasi yang dilakukan SKK Migas bersama PetroChina International Jabung Ltd. menghasilkan aliran gas sebesar 6,3 MMSCFD.

Capaian ini menunjukkan bahwa potensi migas di wilayah Jambi masih sangat prospektif untuk terus dikembangkan.


“Temuan ini merupakan capaian yang patut diapresiasi. Selain menambah produksi gas nasional, kandungan gas yang mengandung propana dan butana juga berpotensi langsung mendukung peningkatan produksi LPG domestik,” kata Cek Endra kepada wartawan Kamis (9/4/2026).


Cek Endra menekankan keberadaan komponen gas seperti propana dan butana menjadi faktor penting karena keduanya merupakan bahan utama dalam produksi Liquefied Petroleum Gas (LPG). 


Dengan demikian, tambahan pasokan dari sumur baru ini dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG yang selama ini masih cukup tinggi.


Menurutnya, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari kebijakan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang konsisten mendorong peningkatan investasi dan aktivitas eksplorasi di sektor hulu migas.


“Kami juga mengapresiasi langkah pemerintah, khususnya Menteri ESDM, yang terus memperkuat iklim investasi dan memberikan dukungan kebijakan bagi kegiatan eksplorasi dan pengembangan migas. Ini menjadi faktor penting dalam mendorong penemuan-penemuan baru seperti di Jabung,” ucap legislator asal daerah pemilihan Jambi itu.


Lebih lanjut, Cek Endra menilai tambahan produksi gas dari dalam negeri akan memberikan dampak signifikan terhadap neraca energi nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan LPG masyarakat.


Selain aspek produksi, ia juga menyoroti keberhasilan operasional yang dicapai dengan standar keselamatan tinggi. 


Proses pengeboran hingga completion sumur NEB-79ST tercatat berjalan tanpa insiden atau zero accident, yang mencerminkan profesionalisme dalam pengelolaan hulu migas.


Ke depan, ia mendorong SKK Migas bersama para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk segera mempercepat pengembangan lanjutan, termasuk rencana pengeboran sumur Gemah-86. 


Langkah ini dinilai penting guna menjaga kesinambungan produksi serta mendukung pencapaian target lifting migas dalam APBN.


Dengan adanya temuan ini, DPR optimistis sektor hulu migas nasional masih memiliki peluang besar untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian energi, khususnya melalui peningkatan produksi LPG domestik.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.