- Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal kabar Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengklaim memberli puluhan ribu motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tanah Air.
Purbaya mengakui, kecolongan terkait pengadaan motor untuk MBG ini.
Namun, Purbaya memastikan tidak ada lagi pembelian motor untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026.
Dilansir dari Tribunnews, Purbaya mengaku ada misskomunikasi internal di pihaknya terkait motor MBG, Kamis (9/4).
Pernyataan ini disampaikan Purbaya setelah rencana pengadaan yang sempat menjadi sorotan publik.
"(Anggaran) tahun lalu itu ada miskomunikasi kali dari anak buah saya ke saya, seingat saya, saya tanya sudah ditolak. Tapi ternyata sebagian sudah sempat lolos," ungkap Purbaya.
Purbaya menegaskan seluruh pembelian motor untuk MBG tahun 2025 telah dihentikan.
Terkait penganggaran, Purbaya menyebut sebagian anggaran kemungkinan sudah diajukan sebelum dirinya menjabat sebagai menteri keuangan.
"Mungkin juga sudah diajukan sebelum saya jadi menteri, jadi saya nggak tahu. Tapi nanti kita lihat lagi ke depan, tapi yang jelas ke depan tidak ada lagi," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan, pengadaan ribuan motor listrik untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bukan program dadakan.
Dadan menyebut, prosesnya dilakukan transparan dan secara akuntabilitas.
Pengadaan motor listrik sudah direncanakan dalam anggaran tahun 2025.
“Pengadaan motor listrik itu jadi bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025, bukan program baru yang muncul secara tiba-tiba,” tegas dia di Jakarta, Kamis (9/4/2026).