Sudah Beri Rp 200 Juta, Rey Wanita yang Nikahi Sesama Jenis Bingung Dilaporkan, Pernah Minta Putus
Ani Susanti April 10, 2026 12:14 AM

TRIBUNJATIM.COM - Inilah pengakuan Rey, wanita yang nikah sesama jenis di Kota Malang, Jawa Timur.

Rey, sebagai berperan 'suami' dilaporkan ke polisi oleh wanita yang dinikahinya secara siri, Intan Anggraeni.

Wanita yang akrab disapa Yupi Rere itu memberikan klarifikasi atas pernyataan Intan.

Apalagi setelah apa yang ia berikan kepada wnaita yang dikenalnya Februari 2026 tersebut.

Baca juga: Intan Gadis Malang Baru Tahu Nikahi Sesama Wanita saat Malam Pertama, Nangis akan Diajak ke Kamboja

Saat ditemui, Rey mengaku kecewa setelah dirinya dilaporkan ke polisi.

Ia menilai, narasi yang beredar di media sosial tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.

Menurut Rey, hubungan keduanya tidak diawali dengan kebohongan. 

Ia menyebut Intan yang juga dikenal dengan nama Vela itu telah mengetahui identitasnya sejak awal perkenalan.

Termasuk saat keduanya bertemu di sebuah kafe atau tempat hiburan malam di Kota Batu.

"Dia sering ke rumah saya, teman-temannya juga tahu. Jadi kalau dibilang baru tahu setelah menikah, itu tidak benar," ujarnya.

Rey mengungkapkan, hubungan mereka berkembang setelah Intan mengaku memiliki trauma dari hubungan sebelumnya. 

Ia berusaha memberikan perlakuan yang lebih baik.

"Dia cerita kalau sebelumnya sering diperlakukan kasar. Saya hanya berusaha memperlakukan dia dengan baik, tanpa meminta apa-apa," ungkapnya.

Namun, rencana pernikahan yang terjadi belakangan disebut Rey bukan sepenuhnya keinginannya. 

Ia bahkan sempat mengajak untuk mengakhiri hubungan.

"Saya sudah pernah ngajak udahan. Tapi ada ancaman bunuh diri, bahkan ibunya sampai pingsan. Akhirnya situasi jadi tidak kondusif," ungkapnya.

Sudah Beri Intan Rp 200 Juta

Rey juga menyinggung adanya dugaan motif ekonomi di balik hubungan tersebut. 

Ia mengaku selama menjalin hubungan, dirinya kerap membantu kebutuhan finansial Intan, termasuk melunasi sejumlah utang.

"Bukti transfer ada banyak, bukan cuma satu atau dua. Saya juga yang menutup beberapa utangnya,"

"Kalau ditaksir, yang saya berikan kepada Vela sekitar Rp 200 juta," jelasnya.

Ia bahkan sengaja menghentikan pemberian uang selama empat hari untuk menguji situasi. 

Dari situ, menurutnya, konflik mulai muncul hingga berujung pada laporan ke polisi.

Baca juga: Ngaku Anak Anggota DPRD, Rey Pura-pura Jadi Pria dan Nikahi Wanita di Malang, Janji akan Operasi

Terkait tudingan pemalsuan dokumen, Rey membantah keras.

Ia menegaskan identitas yang digunakan adalah asli.

Rey yang berusia 36 tahun itu juga menepis tudingan intimidasi maupun ancaman terhadap Intan.

"Saya tidak pernah memalsukan dokumen. Identitas yang saya kasih itu asli,"

"Saya tidak pernah mengancam atau mengintimidasi dia," ucapnya.

Pasca laporan polisi, komunikasi antara keduanya terputus. 

Rey mengaku sempat mencoba menghubungi Intan untuk meminta kejelasan, namun tidak mendapat respons.

"Saya sempat tanya, atas dasar apa melaporkan saya. Tapi setelah itu pesan ditarik dan tidak ada balasan lagi sampai sekarang," tandasnya. (Rifki Edgar)

Intan Mengaku Dijanjikan Kemewahan

Sebelumnya, Intan mengaku menjadi korban dugaan penipuan setelah menikah siri dengan pasangannya yang dikenal sebagai Rey.

“Kami sudah menerima laporan pengaduan terkait kasus ini,” ujar Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, Kamis (9/4/2026).

Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian setelah Intan melaporkan pasangannya yang diduga menggunakan identitas palsu dalam pernikahan tersebut.

Intan mengaku pernikahan siri dilangsungkan pada Jumat (3/4/2026) atas permintaan Rey, dengan janji akan menikah secara resmi dan menggelar resepsi di hotel berbintang di Kota Malang.

“Rencananya akan nikah resmi dan resepsi di Hotel Mercure. Saya juga dijanjikan akan dibelikan mobil Lamborghini dan rumah,” kata Intan.

Baca juga: Kasus Pernikahan Sesama Jenis di Malang, Sang Suami Rey Buka Suara: Keluarganya Tahu

Ia juga dijanjikan pernikahan mewah dengan menghadirkan penata rias ternama serta bintang tamu seperti NDX AKA dan Judika, serta menggunakan busana rancangan Ivan Gunawan.

Namun, Intan mengaku tidak dilibatkan dalam persiapan pernikahan yang disebut ditangani oleh event organizer (EO).

Alih-alih menggelar resepsi mewah, ia justru diminta meminjam uang Rp 1.500.000 dari tetangganya untuk pelaksanaan pernikahan siri.

“Saya disuruh pinjam uang ke tetangga, ya saya pinjam. Terus maharnya juga pakai uang itu Rp 100.000,” ujarnya.

Setelah pernikahan berlangsung, Intan mengaku baru mengetahui bahwa pasangannya merupakan seorang perempuan.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Lukman mengatakan laporan tersebut diterima pada Rabu (8/4/2026) sore dan saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.