TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya meninjau langsung penerapan Work From Home (WFH) di Kota Bogor, Jumat (10/4/2026).
Bersama Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Bima Arya berkeliling mengecek aktivitas kelurahan hingga pegawai yang menjalani WFH.
Bima mengatakan bahwa Dedie Rachim mengklaim bisa hemat hampir Rp900 Juta sebulan dalam efisiensi dan penghematan energi yang mereka lakukan.
"Tadi juga Pak Wali sudah sampaikan, dihitung-hitung dalam satu bulan penghematan dan efisiensi ini bisa mencapai hampir Rp900 juta, ini angka yang signifikan," kata Bima Arya kepada wartawan.
Namun dalam penerapan WFH dan efisiensi energi ini, akan ada evaluasi setelah satu bulan.
Selain penghematan, dia juga menunggu hasil evaluasi penerapan WFH di Kota Bogor.
"Tinggal nanti kami meminta evaluasinya dalam satu bulan. Selain penghematan angka tadi, juga sejauh mana kinerja-kinerja ini tetap terpenuhi," kata Bima.
"Dan satu lagi ada juga tadi kami ingin melihat sejauhmana tugas-tugas itu tidak terdampak," imbuhnya.
Namun sementara ini, kata Bima, dari hasil pengecekannya, penerapan WFH dan pelayanan masyarakat saat ada WFH di Kota Bogor berjalan dengan baik.
"Kami melihat juga pelayanan publik tetap berjalan, karena di wilayah di kecamatan kelurahan tidak WFH, semua bekerja dengan baik, dan kami datangi satu tadi yang WFH tertangkap tangan masih bekerja," ungkap Bima Arya.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Bima Arya berboncengan menggunakan sepada motor listrik memantau pelayanan saat penerapan WFH di Kota Bogor.
Bima sampai memasuki gang-gang kecil untuk mengecek langsung pelayanan di Kelurahan Paledang hingga mendatangi rumah ASN yang menjalani WFH.