SURYA.co.id, BANGKALAN - Madura United akan menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (11/4/2026) sore.
Ini menjadi laga kandang perdana Madura United musim ini yang digelar di SGB, 13 laga kandang sebelumnya selalu berlangsung di Stadion Gelora Madura, Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Sayang, dari semua laga kandang tersebut. Madura United mendapatkan hasil kurang baik. 7 laga menelan kekalahan, 4 laga imbang, 2 laga lainnya menang.
Pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki berharap perpindahan venue ini membawa dampak positif bagi tim untuk mengakhiri trend buruk yang 11 laga terakhir puasa kemenangan.
Hasil buruk yang memaksa Madura United saat ini berada di zona degradasi, peringkat 16 dengan poin 20.
Baca juga: Jamu Persik Kediri, Pelatih Madura United : Motivasi Tinggi Tim untuk Akhiri Trend Buruk
"Tentunya ini (perpindahan venue) menjadi motivasi tambahan bagi pemain, terutama bagi pemain asing yang tinggal di Surabaya," kata Rakhmat Basuki saat jumpa pers jelang laga, Jumat (10/4/2026).
"Artinya mereka tidak perlu menempuh perjalanan yang cukup jauh ke Pamekasan. Mereka bisa lebih enjoy bersama keluarga di Surabaya," tambahnya.
Madura United wajib menang agar bisa keluar dari zona degradasi. Jika gagal, langkah mereka akan sulit menjalani tujuh laga sisa.
Madura United punya modal penting menyambut laga ini, kemenangan 1-2 dari Persik putaran pertama.
Menang dari Persik akan otomatis membawa Madura United keluar dari zona degradasi.
Karena hanya selisih satu poin dengan Persis Solo yang ada di peringkat 15. Selisih dua poin dengan Persijap yang ada di peringkat 14.
"Persiapan kami berjalan dengan bagus. Pemain juga terlihat tidak sedikitpun kehilangan motivasi untuk bisa mendapatkan kemenangan besok," pungkas Rakhmat Basuki.