PMI Asal Kalipucang Pangandaran Mengaku Disiksa dan Kerja Paksa di Kamboja, Minta Tolong Pemerintah
Machmud Mubarok April 10, 2026 06:07 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Seorang Pekerja Migrasi Indonesia (PMI) asal Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dikabarkan telantar di Kamboja.

Kini, sedang meminta bantuan pemerintah agar bisa dipulangkan ke kampung halamannya di Pangandaran.

PMI itu diketahui bernama Agus Hidayat (37), warga Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang. 

Saat ini, Agus mengaku tinggal di sebuah penampungan di Kamboja seusai mengalami masalah dengan agen penyalur kerja.

Melalui pesan WhatsApp yang diterima pada Jumat (10/4/2026), Agus menyampaikan permohonan bantuan karena tidak memiliki biaya untuk membeli tiket pulang ke Indonesia.

"Pak, saya warga Pangandaran Kalipucang minta bantuan ingin pulang ke kampung. Tidak punya uang untuk beli tiket. Saya di Kamboja karena agen tidak bertanggung jawab," tulis Agus dalam pesannya.

Agus mengaku sudah berada di lokasi penampungan selama kurang lebih tiga bulan tanpa kepastian. 

Baca juga: PMI Asal Garut Jadi Korban Penipuan Kerja di Arab, Minta Dijemput Pulang, "Saya Tidak Kuat"

Baca juga: Kronologi PMI Asal Sumedang Patah Kaki dan Dideportasi dari Suriah

Ia pun menyebut sempat mendapatkan tawaran tiket subsidi, namun tetap tidak mampu membayarnya.

Agus pun sudah melapor ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Namun, bantuan yang diberikan baru sebatas pengurusan dokumen seperti paspor dan visa.

"Saya sudah lapor ke KBRI, tapi hanya dibantu pengurusan paspor dan visa. Untuk tiket pulang harus beli sendiri, makanya saya masih di penampungan," ucapnya.

Agus menceritakan selama bekerja di Kamboja, dirinya tidak menerima gaji sebagaimana yang dijanjikan. 

Ia awalnya dijanjikan bekerja sebagai marketing dengan gaji Rp 16 juta per bulan, namun justru dipekerjakan sebagai pelaku penipuan daring (scam) dan mengaku mengalami tekanan hingga kekerasan.

"Kerja juga dipaksa, kadang mendapat siksaan," kata Agus.

AGus Hidayat Telantar_2
TELANTAR DI KAMBOJA - Kondisi Agus Hidayat (37), warga Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran saat ini terlantar di penampungan di Kamboja.

Sementara itu, Kepala Desa Pamotan, Andi Suwandi, mengaku baru mengetahui kondisi satu warganya itu. 

"Baru tahu, tapi sekarang juga saya langsung komunikasi dengan pihak Dinas Ketenagakerjaan," katanya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pangandaran, Dedi Surachman, mengatakan pihaknya sedang melakukan koordinasi terkait informasi tersebut. 

"Tapi, sementara kami menunggu dari pihak keluarga yang bersangkutan untuk membuat laporan terlebih dahulu ke kantor kami," ucap Dedi. *

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.