Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Seluruh korban yang diduga keracunan menu MBG sudah dipulangkan, seusai menjalani pemeriksaan di Puskesmas Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (10/4/2026).
Berdasarkan informasi jumlah awal korban berasal dari sekolah di wilayah Cisayong ada sekitar 15 orang.
Namun, setelah dicek dari pihak Puskesmas Cisayong ada sekitar 21 orang berikut satu orang yang masih dirawat di RSUD KHZ Mustofa Kabupaten Tasikmalaya.
Menanggapi hal ini, Kepala Puskesmas Cisayong Wawan menjelaskan, untuk korban yang sempat menjalani pemeriksaan semuanya sudah pulang sejak semalam.
"Semua sudah pulang yang diobservasi, untuk jumlahnya itu ada 21 orang," ungkap Wawan dikonfirmasi TribunPriangan.com,
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, dr Heru Suharto menjelaskan, saat ini pihaknya sudah melakukan pengambilan sampel sisa makanan untuk dilakukan uji laboratorium.
Baca juga: Usai Santap Menu MBG, 15 Siswa SMA di Cisayong Alami Mual hingga Sesak Napas, 4 Masih Dirawat
Baca juga: Breaking News! 15 Pelajar di Cisayong Tasikmalaya Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan MBG
Terkait pelajar yang sempat mendapatkan penanganan medis semuanya sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.
"Sudah dipulangkan, dan kami juga telah mengambil sampel makanan untuk dibawa ke Laboratorium," jelas Heru ditemui ketika menghadiri kegiatan di Hotel Aston Inn Kota Tasikmalaya.
Heru menegaskan, sample yang diambil berupa sisa makanan, sampai muntahan milik korban usai mengonsumsi menu MBG.
"Hasil belum keluar, kita juga berkoordinasi dengan koordinator wilayah terkait kejadian ini," ucap Heru.
Informasi yang dihimpun TribunPriangan.com, ada sekitar 15 orang harus dilarikan ke Puskesmas Cisayong untuk mendapatkan perawatan intensif.
Awalnya pelajar SMA tersebut mulai merasakan keluhan seperti mual, muntah, pusing, hingga sesak napas setelah mengonsumsi menu MBG pada Rabu (8/4/2026).
Untuk menunya disajikan saat itu diketahui terdiri dari nasi, sop ayam, tempe goreng, dan buah melon.
Para pelajar mulai mengalami gejala tersebut pada Kamis malam dan harus mendapatkan penanganan medis.
Menanggapi hal ini, Camat Cisayong, Ayi Mulyana membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi belasan pelajar harus dilarikan ke Puskesmas untuk diberikan penanganan medis.
"Total ada 15 orang, sedangkan 11 orang sudah pulang. Sementara 4 orang lagi masih diobservasi," ungkap Ayi.
Sementara itu, pihak Kepolisian sektor Cisayong belum memberikan keterangan terkait kejadian yang menimpa belasan pelajar usai mengkonsumsi menu MBG tersebut.
Bahkan saat dikonfirmasi Kapolsek Cisayong AKP Hasan Basri melalui pesan WhatsApp belum menjawab pertanyaan terkait kejadian yang menimpa pelajar di wilayah hukumnya. (*)