TRIBUNPADANG.COM- Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang disarankan menjalin kerja sama dengan perguran tinggi luar negeri.
Saran ini disampaikan langsung Prof. Harmidah selaku perwakilan tim asesor saat melakukan asesmen lapangan Akreditasi Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Jumat (10/04/2026).
Berlangsung di Aula Dakwah, kegiatan ini dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Ketua Senat, Tim Asesor, Dekan Fakultas Dakwah, Ketua Prodi, serta dosen selingkup Prodi KPI.
Baca juga: Koto Tangah dan Kuranji Jadi Lokasi KKN Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol Padang 2026
Prof. Harmidah menekankan pentingnya peningkatan kualitas program studi melalui penguatan kerja sama internasional.
“Program Studi KPI perlu menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, seperti di Malaysia, guna meningkatkan daya saing dan kualitas lulusan di tingkat global.” ujarnya
Ketua tim asesor pada assement lapangan KPI, Yopi Kusmiati, menegaskan bahwa proses akreditasi ini tidak hanya tugas prodi namun merupakan tugas bersama
“Proses akreditasi ini bukan hanya bebannya di prodi, namun menjadi tugas bersama mulai dari rektor hingga tenaga kebersihan” tegasnya
Dalam akreditasi ini, diharapkan prodi KPI dapat memperoleh akreditasi yang sesuai diharapkan bersama yaitu Unggul.
Baca juga: Apa Kabar Feeder Trans Padang Tujuan UIN Imam Bonjol Sungai Bangek?
Sementara Rektor UIN Imam Bonjol, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, menyampaikan bahwa Program KPI memiliki posisi yang sangat strategis dalam menyampaikan pesan, membangun peradaban digital, dan menjaga ruang publik.
“Saya mengapresiasi seluruh tim Program Studi KPI di FDIK UIN Imam Bonjol Padang, yang sungguh-sungguh dan perhatian penuh dalam persiapan kegiatan akreditasi lapangan ini ” ungkap Rektor.