Sentuh Hati Warga, Aksi Kesehatan Gratis PKK Provinsi Maluku Ramai Didatangi Masyarakat
Fandi Wattimena April 11, 2026 03:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK, Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Provinsi Maluku menghadirkan aksi bakti sosial berupa pemeriksaan dan pengobatan kesehatan gratis bagi masyarakat, Jumat (10/4/2026).

Tak sekedar seremoni, layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis di kawasan Kudamati, Kota Ambon itu justru disambut antusias warga. 

Kegiatan dipusatkan di lingkungan RT 01/RW 02 Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. 

Aksi sosial ini dihadiri langsung Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Maya Beby Lewerissa, istri dari Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa. 

Kehadirannya, sekaligus menegaskan komitmen PKK untuk terus memberikan peran aktif di tengah masyarakat. 

Pada kesempatan sambutannya, ia menegaskan bahwa peringatan HKG PKK tidak sekedar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat. 

Baca juga: Kepsek SMP N 9 Ambon Divonis 5 Tahun Penjara, Wajib Ganti Kerugian Negara Rp. 900an Juta

Baca juga: Krisis Air Bersih di Desa Lapela SBT, Warga Harus Jalan Kaki Berkilo Meter

​"Kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian TP PKK terhadap masyarakat. Momentum HKG PKK bukan hanya sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bergerak, berkarya, dan memberikan manfaat bagi sesama," ujar Maya Beby Lewerissa, dalam sambutannya. 

Bakti sosial ini melibatkan kolaborasi sejumlah tenaga kesehatan dari berbagai instansi, seperti RSU dan RSKD Provinsi Maluku, Rumah Sakit Tulehu Umarela, hingga Puskesmas Airsalobar. 

Sinergi ini memungkinkan warga mendapatkan layanan kesehatan yang cukup lengkap, mulai dari pemeriksaan hingga pengobatan langsung di lokasi. 

Tak heran, warga tampak memadati lokasi sejak pagi itu. 

Banyak diantara mereka mengaku terbantu dengan adanya layanan gratis tersebut, terutama ditengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. 

Tentu gerakan ini lebih dari sekedar pelayanan medis. 

Kegiatan ini dapat menjadi ajang mempererat hubungan antar kader PKK hingga di tingkat desa atau kelurahan dan masyarakat. 

Tentu nilai gotong royong dan kepedulian sosial kembali dihidupkan melalui interaksi langsung di lapangan. 

Tak lupa apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tenaga medis, pemerintah, hingga kader PKK yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. 

​"Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk terus meningkatkan peran PKK dalam pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan yang berkelanjutan," tambahnya sebelum secara resmi membuka kegiatan tersebut.

​Melalui layanan kesehatan gratis ini, diharapkan beban masyarakat dapat diringankan sekaligus menjadi sarana edukasi akan pentingnya pola hidup sehat. 

“Semoga sinergi antara TP PKK, tenaga medis, dan seluruh lapisan masyarakat ini terus terjaga, demi mewujudkan keluarga Maluku yang lebih sehat, sejahtera, dan tangguh di masa depan,”tutupnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.