ONE Championship - Jagoan MMA Dagestan Jaga Rekor Sempurna, Sam-A Menggila di Usia 42, Regian Eersel Kembali Jadi Raja Kickboxing
Dwi Widijatmiko April 11, 2026 06:33 PM

ONE CHAMPIONSHIP
Regian Eersel berhasil mengalahkan Rungrawee untuk merengkuh lagi sabuk kelas ringan kickboxing ONE Championship pada Jumat (10/4/2026)

BOLASPORT.COM - Akhir pekan ini menjadi milik para petarung yang tidak kenal kompromi di ONE Championship.

Dari Lumpinee Stadium, Bangkok, tiga ajang ONE Championship berturut-turut menyuguhkan aksi ciamik.

Dimulai dari The Inner Circle dan ONE Friday Fights 150 pada Jumat (10/4/2026) malam hingga ONE Fight Night 42 pada Sabtu (11/4/2026) pagi.

Di partai utama ONE Fight Night 42, Dzhabir Dzhabrailov membuktikan bahwa rekor sempurnanya bukan kebetulan.

Petarung Turki berdarah Dagestan itu mengakhiri perlawanan Chase Mann dengan KO ronde pertama yang dramatis.

Kemenangan atas sesama petarung MMA yang belum terkalahkan itu meningkatkan rekornya menjadi 7-0 sekaligus mencatatkan lima kemenangan beruntun via finis di ronde pertama.

Kendati demikian, laga ini bukan tanpa drama.

Mann tampil impresif di awal pertarugan dan berhasil membawa Dzhabrailov ke tali ring sebelum mendaratkan pukulan kanan pendek yang mengirim lawannya ke kanvas.

Saat itu, kemenangan seolah sudah di depan mata.

Akan tetapi, Dzhabrailov bangkit demham menjaga jarak memakai tendangan terukur lalu melepaskan hook kiri keras yang menghantam wajah Mann dengan telak.

Dua hammerfist berikutnya memastikan wasit menghentikan laga saat ronde pertama baru berjalan 2 menit 31 detik.

Kemenangan itu membuka jalan yang sangat besar bagi Dzhabrailov menuju gelar juara dunia kelas welter MMA ONE Championship milik Christian Lee.

Di partai pendamping utama, Sam-A Gaiyanghadao sekali lagi memaksa dunia bertanya kapan kariernya akan habis

Dalam usia 42 tahun, Sam-A menghentikan Elmehdi El Jamari dengan KO menggunakan tendangan ke arah kepala di ronde kedua dalam pertarungan yang tidak kalah dramatis.

Setelah Sam-A berhasil menjatuhkan lawannya sebanyak dua kali, momentum sempat berbalik.

El Jamari tampil berani dan menjatuhkan Sam-A di tengah ronde kedua dalam momen yang sempat membalikkan keadaan.

Tetapi sang legenda bangkit, mundur beberapa langkah dan menunggu lawannya terperangkap.

Ketika El Jamari kembali menyerang, tendangan ke kepala yang sempurna mengakhiri semuanya.

Rekor Sam-A kini berdiri di angka 378-50 dan dia pulang dengan bonus penampilan sebesar Rp850 juta di kantong.

Laga itu disebut-sebut sebagai salah satu aksi tergila di ONE Championship pada tahun ini.

Pada malam sebelumnya, The Inner Circle menjadi panggung kebangkitan seorang raja.

Regian Eersel mengalahkan Rungrawee Sitsongpeenong lewat kemenangan keputusan mutlak untuk merebut sabuk kelas ringan kickboxing ONE Championship yang kosong sekaligus mengukuhkan kembali statusnya sebagai juara ganda.

Eersel, yang telah menyandang sabuk Muay Thai di divisinya, tampil dominan dari awal hingga akhir.

Dia mampu memanfaatkan jangkauan dan kecepatan tangan yang tidak mampu dijawab Rungrawee secara konsisten.

Di ronde ketiga, rangkaian uppercut, hook kiri, dan straight kanan menjatuhkan Rungrawee sehingga menerima hitungan wasit.

Meski tidak berhasil mengakhiri laga lebih awal, Eersel mengunci kemenangan di semua kartu juri dengan rekor yang kini tajam di angka 65-5.

Sabuk kickboxing itu pertama kali dia rebut pada 2019 sebelum dicopot bukan karena kekalahan melainkan lantaran gagal lolos tes hidrasi.

Kini The Immortal kembali mengambil gelar juara tersebut.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.