Xiaomi Indonesia beberapa waktu yang lalu di Jakarta mengenalkan Xiaomi seri 17 dan Xiaomi Leica Leitzphone ke Indonesia. Jajaran smartphone “flagship” baru ini hadir di tanah air dengan kinerja tinggi pada berbagai aspek, termasuk kamera. Bahkan, Xiaomi mengungkapkan kamera mumpuni sebagai fitur yang paling dikedepankan. Xiaomi mengeklaim para smartphone tersebut mentransformasi pengalaman fotografi profesional menjadi lebih effortless dengan kualitas visual yang bagus pada berbagai kondisi. Mereka membolehkan para pengguna beroleh gambar yang baik, termasuk pada malam hari.
“Lompatan teknologi pada Xiaomi 17 Series merupakan manifestasi dari kolaborasi kami dengan Leica melalui Strategic Co-creation Model. Sinergi ini memungkinkan terjadinya integrasi teknologi yang lebih mendalam secara end-to-end, dengan fokus utama pada pengembangan inovasi optik masa depan. Xiaomi 17 Series merupakan flagship smartphones yang menghadirkan Essential Leica Imagery melalui sistem kamera yang sangat bertenaga. Memberikan pengalaman fotografi yang lebih profesional, effortless serta dapat diakses oleh lebih banyak orang,” kata Andi Renreng (Marketing Director Xiaomi Indonesia).
Terdapat tiga tipe utama smartphone yang dikenalkan Xiaomi. Ketiga tipe ini adalah Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi 17, dan seperti telah disebutkan Xiaomi Leica Leitzphone. Sejalan namanya, Xiaomi 17 Ultra adalah tipe yang lebih tinggi dibandingkan Xiaomi 17. Sementara itu, Xiaomi Leica Leitzphone merupakan smartphone hasil kerja sama lebih jauh lagi antara Xiaomi dan Leica Camera. Seperti sebelumnya sistem kamera belakang Xiaomi 17 Ultra dan Xiaomi 17 merupakan hasil kerja sama dengan Leica, tetapi pada Xiaomi Leica Leitzphone kerja samanya lebih jauh lagi. Xiaomi Leica Leitzphone sendiri berbasiskan Xiaomi 17 Ultra.
Leica, tepatnya Leica Camera adalah perusahaan yang memproduksi kamera dan optik. Berumur lebih dari 150 tahun, Leica menawarkan produk-produk berkualitas dan merupakan entitas terkenal di dunia fotografi. Salah satu seri produknya adalah Summilux. Leica Summilux adalah jajaran lensa Leica yang memiliki aperture besar sehingga mumpuni untuk digunakan saat mengambil gambar dalam kondisi cahaya minim.
Terdapat juga Leica Vario-Summilux yang merujuk pada Leica Summilux yang merupakan lensa zoom alias lensa dengan jarak fokus (focal length) variabel. Begitu pula lensa APO. Leica menjelaskan APO merupakan kependekan dari apochromatically corrected dus lensa APO merupakan lensa dengan chromatic aberration yang telah dikoreksi sehingga bisa menghasilkan gambar yang lebih tajam tanpa color fringing.
Xiaomi 17 Ultra

Xiaomi 17 Ultra secara resmi hadir di Indonesia dengan sistem kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera ultralebar 50 MP, dan kamera telefoto 200 MP. Fitur-fitur jajaran kamera belakang Xiaomi 17 Ultra yang dikedepankan antara lain adalah Leica Summilux pada masing-masing kamera, sensor kamera utama 50 MP, dan lensa kamera telefoto 200 MP. Sementara kamera depannya, Xiaomi 17 Ultra memiliki kamera depan 50 MP.
Xiaomi 17 Ultra memiliki kamera (belakang) ultralebar 50 MP dengan jarak fokus setara 14 mm, kamera (belakang) utama 50 MP dengan jarak fokus setara 23 mm, dan kamera (belakang) telefoto 200 MP dengan jarak fokus setara 75–100 mm. Kombinasi para kamera ini membuat Xiaomi menyatakan sistem kamera belakang Xiaomi 17 Ultra memiliki lensa Leica Vario-APO-Summilux 1:1.67-2.9/14-100 ASPH. Dengan kata lain seperti memiliki kamera dengan lensa zoom 14–100 mm.
Adapun sensor kamera utama 50 MP memiliki ukuran yang populer disebut dengan 1 inci. Ukuran ini besar untuk kamera smartphone. Sensor dengan ukuran lebih besar umumnya memiliki kinerja yang lebih baik pada kondisi cahaya minim, dibandingkan sensor dengan ukuran lebih kecil yang memiliki teknologi setara. Namun, bukan hanya itu, Xiaomi pun mengatakan sensor kamera utama 50 MP ini adalah sensor kamera 1 inci LOFIC (lateral overflow integration capacitor) pertama dari Xiaomi.
Bernama Light Fusion 1050L, Xiaomi mengeklaim sensor tersebut menggunakan teknologi kapasitor mutakhir untuk meningkatkan kapasitas penampungan cahaya (full-well capacity), yang memungkinkan performa HDR generasi terbaru. Xiaomi menegaskan Light Fusion 1050L membuat kamera utama 50 MP yang dimanfaatkan Xiaomi 17 Ultra bisa menghadirkan foto malam yang sangat baik. Selain itu, kamera ini dilengkapi pula dengan OIS yang bisa meredam efek goyangan tangan saat mengambil gambar dengan kcepatan rendah pada kondisi cahaya minim.
Sementara itu, lensa kamera telefoto 200 MP merupakan lensa zoom dengan jarak fokus variabel bukan lensa prime dengan jarak fokus tetap. Dengan kata lain, lensa tersebut menyerupai lensa zoom pada kamera DSLR maupun mirrorless yang jarak fokusnya bisa diubah secara fisik dengan menggesernya: jarak fokus variabelnya adalah optical bukan digital. Xiaomi pun menyebutkan lensa ini mengacu pada standar optik Leica APO sehingga memiliki efek ghosting dan color fringing yang minim. Tak ketinggalan, kamera telefoto 200 MP bersangkutan dilengkapi dengan OIS.

“Lini produk Xiaomi Ultra selalu menjadi tolak ukur tertinggi dalam mobile photography, menghadirkan maha karya terbaik dan juga kolaborasi strategi antara Xiaomi dan juga Leica. Melalui strategic partnership ini, Xiaomi 17 Ultra akan membawa inovasi yang lebih berani untuk dunia,” ujar Jeksen (Product Marketing Lead Xiaomi Indonesia). “Kami menghadirkan peningkatan terobosan dalam optik saluran, dan, serta inovasi dalam pengalaman fotografi seluler itu sendiri,” lanjutnya sembari menegaskan Xiaomi 17 Ultra juga mumpuni dalam mengambil video.
Selain kamera belakang dengan kinerja tinggi; Xiaomi, seperti telah disebutkan, megedepankan sejumlah unsur lain dari Xiaomi 17 Ultra yang juga memiliki kinerja tinggi. Beberapa di antaranya adalah SoC, layar, dan baterai.
Xiaomi mengatakan Xiaomi 17 Ultra menggunakan SoC Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Merupakan SoC flagship Qualcomm untuk smartphone, Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 diklaim menawarkan kinerja yang tinggi. Ditambah memori utama LPDDR5X dan media simpan UFS 4.1 dengan opsi kombinasi 16 GB + 512 GB dan 16 GB + 1 TB, Xiaomi memastikan Xiaomi 17 Ultra mampu menangani tugas-tugas paling berat dengan mudah dus para pengguna bisa menikmati pengalaman yang mulus, seperti pada pengambilan foto dan video secara cepat, multitasking produktivitas, dan sesi bermain gim yang intensif.
Sementara layar, Xiaomi 17 Ultra diungkapkan menggunakan layar Xiaomi HyperRGB OLED berukuran 6,9 inci dengan kinerja tinggi. Layar ini memiliki resolusi 2.608 x 1.200 piksel, refresh rate hingga 120 Hz, color gamut hingga DCI-P3, dan tingkat kecerahan hingga 3.500 cd/m2. Layar Xiaomi 17 Ultra tersebut juga mendukung Dolby Vision, sejumlah sertifikasi TÜV Rheinland—untuk kenyamanan mata, serta dilengkapi Xiaomi Shield Glass 3.0—untuk perlindungan. Xiaomi HyperRGB sendiri merujuk pada susunan subpiksel baru, berbeda dengan pentile yang umum pada OLED, sehingga bisa menghasilkan gambar yang lebih tajam.
Adapun baterai, Xiaomi 17 Ultra secara resmi memanfaatkan baterai berkapasitas 6.000 mAh. Xiaomi mengeklaim baterai ini memiliki kandungan silikon mencapai 16% yang membolehkan kinerja tinggi dalam densitas energi dan masa pakai. Pengecasannya, Xiaomi 17 Ultra mendukung pengecasan cepat 90W wired HyperCharge dan 50W wireless HyperCharge.
Xiaomi 17

Xiaomi 17 resmi datang ke Indonesia dengan sistem kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera ultralebar 50 MP, dan kamera telefoto 50 MP. Fitur-fitur sistem kamera belakang Xiaomi 17 yang dikedepankan antara lain adalah Leica Summilux pada masing-masing kamera, sensor kamera utama 50 MP, dan desain lensa mengambang (floating) kamera telefoto 50 MP. Sementara kamera depannya, Xiaomi 17 memiliki kamera depan 50 MP.
Xiaomi 17 memiliki kamera (belakang) ultralebar 50 MP dengan jarak fokus setara 17 mm, kamera (belakang) utama 50 MP dengan jarak fokus setara 23 mm, dan kamera (belakang) telefoto 50 MP dengan jarak fokus setara 60 mm. Kombinasi ini membuat Xiaomi menyatakan sistem kamera belakang Xiaomi 17 memiliki lensa Leica Vario-Summilux 1:1.67-2.4/17-60 ASPH. Dengan kata lain seperti memiliki kamera dengan lensa zoom 17–60 mm. Meski tanpa APO, lensa sistem kamera belakang Xiaomi 17, seperti Xiaomi 17 Ultra, memanfaatkan Leica UltraPure yang diklaim meminimalkan refleksi dan gangguan optik lain.
Sementara itu, sensor kamera utama 50 MP Xiaomi 17 adalah Light Fusion 950 dengan ukuran 1/1,31 inci. Ukuran ini cukup besar untuk kamera smartphone. Light Fusion 950 pun ditegaskan memiliki dynamic range tinggi sehingga bisa menangkap gambar dengan baik dalam berbagai kondisi pencahayaan. Apalagi kamera utama 50 MP bersangkutan dilengkapi dengan OIS.
Desain lensa mengambang kamera telefoto 50 MP sendiri membolehkan kamera telefoto 50 MP Xiaomi 17 mengambil gambar yang fokus, baik untuk benda pada jarak dekat maupun untuk benda pada jarak jauh. Kamera telefoto 50 MP ini mendukung makro 10 cm. Seperti kamera utama 50 MP, kamera telefoto 50 MP Xiaomi 17 juga dilengkapi dengan OIS.

“Perkenalkan compact flagship terbaru kami, Xiaomi 17,” sebut Abee Hakim (Head of PR Xiaomi Indonesia). “Xiaomi 17 memiliki sistem kamera yang menghadirkan empat kamera 50MP. Sistem kamera ini dapat dikatakan sebagai salah satu yang terbaik yang pernah kami hadirkan, khususnya jika dibandingkan dengan perangkat lain dalam kelas ukuran yang sama. Sistem tiga kamera yang seluruhnya dirancang bersama Leica ini menghadirkan lima focal length yang berbeda.”
Meskipun tidak setinggi Xiaomi 17 Ultra, sistem kamera belakang Xiaomi 17 tetap menawarkan kinerja tinggi. Selain jajaran kamera belakang, Xiaomi turut megedepankan sejumlah unsur lain dari Xiaomi 17 yang memiliki kinerja tinggi pula, seperti SoC, layar, dan baterai.
Serupa dengan Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi menyebutkan Xiaomi 17 menggunakan SoC Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang memiliki kinerja tinggi. Begitu juga memori utama dan media simpan yang menemaninya, yakni LPDDR5X dan UFS 4.1, tetapi dengan opsi kombinasi 12 GB + 256 GB dan 12 GB + 512 GB dan bukannya 16 GB + 512 GB dan 16 GB + 1 TB. Namun, Xiaomi memastikan Xiaomi 17 tetap mampu menangani tugas-tugas paling berat dengan mudah.
Adapun layar, Xiaomi 17 disebutkan menggunakan layar OLED CrystalRes berukuran 6,3 inci dengan kinerja tinggi. Layar ini memiliki resolusi 2.656 x 1.220 piksel, refresh rate hingga 120 Hz, color gamut hingga DCI-P3, dan tingkat kecerahan hingga 3.500 cd/m2. Layar Xiaomi 17 tersebut juga mendukung Dolby Vision, sejumlah sertifikasi TÜV Rheinland, serta dilengkapi Xiaomi Shield Glass—untuk perlindungan.
Baterainya sendiri, Xiaomi 17 secara resmi memakai baterai berkapasitas 6.330 mAh. Mendukung baterai dengan kinerja tinggi ini, Xiaomi 17 mendukung pengecasan cepat 100W wired HyperCharge dan 50W wireless HyperCharge.
Xiaomi Leica Leitzphone

Seperti telah disampaikan, Xiaomi Leica Leitzphone adalah smartphone hasil kerja sama lebih jauh lagi antara Xiaomi dan Leica. Kerja sama lebih jauh antara Xiaomi dan Leica pada Xiaomi Leica Leitzphone tersebut diklaim menghadirkan filosofi Leica pada smartphone baru ini. Dua fitur Xiaomi Leica Leitzphone yang paling dikedepankan Xiaomi adalah Leica Camera Ring dan Leica Essential mode.
Xiaomi memaparkan Leica Camera Ring pada Xiaomi Leica Leitzphone merupakan sebuah dial fisik dengan finishing knurling yang memberikan sensasi layaknya mengoperasikan lensa kamera sebenarnya. Suatu pengguna Xiaomi Leica Leitzphone bisa memutar camera ring ini untuk antara lain mengatur panjang fokus dan fokus. Sementara itu, Leica Essential mode membolehkan Xiaomi Leica Leitzphone mereproduksi kualitas gambar dan gaya fotografi dari kamera legendaris seperti Leica M9 dan Leica M3.
Ketersediaan
Dilengkapi dengan aneka fasilitas lain, termasuk berbagai fasilitas AI (artificial intelligence), Xiaomi seri 17 dan Xiaomi Leica Leitzphone ditawarkan dengan harga mulai dari Rp14.999.000. Hadir di Indonesia dengan opsi warna Black, Starlit Green, dan White; Xiaomi 17 Ultra dibanderol Rp22.999.000 untuk yang 16 GB + 1 TB dan Rp19.999.000 untuk yang 16 GB + 512 GB. Sementara itu, Xiaomi 17 datang ke tanah air dengan opsi warna Black, Venture Green, Alpine Pink, dan Ice Blue serta ditawarkan dengan harga Rp15.999.000 untuk yang 12 GB + 512 GB dan Rp14.999.000 untuk yang 12 GB + 256 GB.
Xiaomi seri 17 bisa diperoleh secara daring di Mi.com dan Xiaomi Official Store (Blibli, Shopee, Shopee PayLater, Tokopedia, TikTok Shop | Tokopedia); serta secara luring di Xiaomi Store, Erafone, Erablue Electronics, Blibli Store, Digiplus dan partner trade-in (Laku6, Trade-in plus, eSwap). Adapun Xiaomi Leica Leitzphone dibanderol Rp29.999.000, tetapi ketersediannya hanya melalui exclusive raffle. Hanya terdapat satu opsi kombinasi memori untuk Xiaomi Leica Leitzphone, yakni 16 GB + 1 TB.