Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mendukung penuh Sugiono sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) untuk membawa pencak silat ke kancah global.

"Bangsa lain punya taekwondo, punya muaythai, kenapa kita tidak bisa mendorong pencak silat ke kancah yang lebih besar," kata Erick Thohir dalam sambutannya pada acara Musyawarah Nasional XVI IPSI Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu.

Dalam Munas tersebut, Sugiono yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri itu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026-2030.

Sugiono menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Prabowo Subianto, yang tidak melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum PB IPSI, seiring dengan tanggung jawab kenegaraan yang kini diemban sebagai Presiden RI.

Menpora mengatakan bahwa pencak silat telah memiliki kontribusi besar terhadap prestasi olahraga nasional di ajang multicabang internasional.

"Pencak silat merupakan olahraga yang selalu mengangkat marwah Indonesia, terkhusus di multievent. Kemarin di SEA Games kita meraih empat emas," katanya.

Menpora pun mendorong pencak silat sebagai olahraga milik bangsa Indonesia bisa tampil di level global termasuk di panggung Olimpiade, sejajar dengan olahraga bela diri negara lain.

Menurutnya, pengembangan pencak silat tidak hanya berkaitan dengan prestasi, tetapi juga potensi ekonomi dan daya saing global.

"Prestasi itu pasti sejalan dengan pembangunan ekonomi. Pemerintah harus hadir, swasta harus terlibat, dan ini harus menjadi gerakan bersama," katanya.