WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ikatan Alumni BINUS (IKA BINUS) menegaskan peran strategisnya dalam mendorong transformasi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia melalui partisipasi dalam Bali AI Summit 2026.
Dalam forum lintas sektor tersebut, IKA BINUS tak hanya menjadi pembicara, tetapi juga menjalin kolaborasi dengan Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS).
Ketua Umum IKA BINUS, Panca Rudolf Sarungu, menjadi pembicara dalam sesi panel bertema 'Reimagining Culture and Tourism in the Intelligent Digital Era' yang membahas pemanfaatan AI untuk transformasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.
“AI bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana membangun nilai tambah bagi ekonomi dan masyarakat. Kolaborasi lintas ekosistem menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain utama global,” ujar Panca.
Baca juga: Outbreak Signature Tawarkan Solusi Gaya Hidup Urban Terintegrasi di Bekasi
Bali AI Summit 2026 yang diselenggarakan IAIS bersama Politeknik Internasional Bali mengusung tema 'AI for Sustainable Cultural & Digital Economy'.
Forum ini menghadirkan akademisi, praktisi, dan pemimpin industri untuk membahas pengembangan AI yang inklusif dan berdampak.
Pada kesempatan tersebut, IKA BINUS dan IAIS juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah memperkuat kolaborasi jangka panjang.
Kerja sama ini mencakup pengembangan talenta AI, penguatan riset dan inovasi, serta implementasi solusi berbasis AI.
Ketua IAIS, Hendy Risdianto Wijaya, menyatakan kolaborasi lintas komunitas menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem AI nasional yang kuat dan berdaya saing global.
Dengan jejaring alumni lintas sektor, IKA BINUS dinilai memiliki posisi strategis dalam menjembatani kebutuhan industri, pendidikan, dan komunitas teknologi guna memperkuat ekosistem AI berkelanjutan di Indonesia.
“Kolaborasi lintas komunitas seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem AI Indonesia yang kuat, inklusif, dan berdaya saing global," kata Hendy. (m31)