Pemkot Semarang Perkuat Pengawasan dan Kolaborasi Lintas Sektor Atasi Risiko Kecelakaan Silayur
abduh imanulhaq April 12, 2026 12:11 AM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan serta mempercepat penanganan risiko kecelakaan di kawasan tanjakan Silayur, Jalan Prof. Hamka, Kecamatan Ngaliyan, menyusul insiden yang kembali terjadi pada Jumat (10/4) lalu.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa langkah penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama kepolisian, Dinas Perhubungan, serta pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Upaya ini difokuskan pada penertiban kendaraan berat dan penguatan sistem pengawasan di lapangan.

“Tata ruang kita itu memang keliru, ini harus diakui. Dan dulu itu pembuatan lajur kemiringannya itu menurut saya memang tidak layak untuk mobil-mobil besar. Mobil-mobil dengan tonase yang berat,” ujar Agustina, Sabtu (11/4/2026).

Dia menjelaskan, jalur tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas industri di wilayah sekitar, sehingga penanganannya memerlukan pendekatan komprehensif dan kolaboratif.

Pemerintah kota, kata dia, terus berkoordinasi untuk memastikan kendaraan berat dapat lebih tertib sesuai ketentuan yang berlaku.

“Maka kami tadi berkoordinasi dan mudah-mudahan nanti dari kepolisian dan Dinas Perhubungan lebih bisa menertibkan. Karena kalau berat itu pasti meluncur, pasti,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agustina mengungkapkan bahwa perbaikan infrastruktur secara menyeluruh membutuhkan anggaran besar, sehingga saat ini Pemkot memprioritaskan langkah-langkah penguatan pengawasan dan kolaborasi sebagai solusi yang dapat segera dilakukan.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha menjadi kunci untuk meminimalisir risiko kecelakaan berulang.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan di jalan.

“Satu-satunya cara bagaimana? Kita kolaborasi Dinas Perhubungan, kepolisian dengan para pengusaha yang truknya lewat situ. Ini harus dikoordinasikan kembali. Sudah dikolaborasikan terus-terus tapi tetap saja terjadi kecelakaan,” katanya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kota Semarang terus mendorong penguatan koordinasi lintas pihak serta peningkatan kesadaran bersama dalam mematuhi aturan yang berlaku, khususnya bagi kendaraan angkutan barang yang melintas di jalur tersebut.

Agustina menegaskan, penanganan kawasan Silayur membutuhkan komitmen kolektif agar keselamatan pengguna jalan dapat terjaga secara berkelanjutan.(***) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.