Respons Pelatih PSIS Semarang Soal Keputusan Wasit dalam Pertandingan Melawan Persiku Kudus
muh radlis April 12, 2026 12:11 AM

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pelatih PSIS Semarang Andri Ramawi menaruh hormat kepada para pemainnya.

Meski gagal memetik tiga poin dalam laga tandang kontra Persiku Kudus, setidaknya para pemain telah berjuang sampai menit akhir.

Dalam pertandingan tersebut PSIS sempat unggul 2 gol pada babak pertama. Pada babak kedua, Persiku Kudus berhasil membalikkan keadaan.

Di balik itu semua, rupanya semangat penggawa PSIS tidak surut meski kian mepetnya waktu pertandingan.

Pertandingan tersebut berlangsung dramatis. Utamanya di menit tambah waktu. Saat itu kedua tim imbang skornya 2-2.

Namun wasit memberi hadiah penalti untuk tuan rumah. Bermula dari handball.

Wasit pun mengecek video assistant referee (VAR) dan akhirnya memberikan hadiah penalti untuk tuan rumah.

Tendangan dari titik putih itu diambil oleh Igor. Sayangnya tendangan tersebut berhasil ditepis Raka Okta.

Namun wasit membatalkan penalti tersebut karena kiper ditengarai maju terlebih dulu sebelum bola penalti ditendang.

Baca juga: Gol Cepat Borja Herrera dan Sudi Abdallah Bawa Persijap Unggul Atas Bhayangkara FC di Babak Pertama

Wasit pun memutuskan untuk mengulang kembali penalti. Namun PSIS protes. Waktu terbuang cukup lama karena protes tersebut. 

Hingga akhirnya penalti kembali digelar. Igor kembali menendang penalti. Hasilnya pun gol.

Skor berubah 3-2. Tetapi PSIS tidak tinggal diam menjelang peluit panjang ditiup wasit, Rafinha berhasil membobol gawang Persiku melalui tendangan bebasnya. Skor berubah 3-3.

“Pertama saya harus terima kasih dengan perjuangan semua pemain hari ini.

Luar biasa terlepas dari hilangnya tiga poin kita. 

Target kami di sini 3 poin tapi kami harus syukuri itu sekali lagi terima kasih perjuangannya untuk semua pemain mala mini,” kata Andri.

Terkait beberapa keputusan wasit, Andri enggan komentar. Siapa pun dipersilakan untuk melihat tayangan ulang pertandingan tersebut.

“Yang paling penting bagi kami setelah ini harus fokus untuk mendapatkan poin lagi di sisa pertandingan. Itu yang paling penting,” kata dia.

Sementrara Rafael De Sa Rodrigues atau yang akrab dipanggil Rafinha mengatakan, dia salut kepada para pemain PSIS yang terus berjuang sampai menit akhir.

“Terima kasih pemain, pelatih, perjuangan tidak bisa berhenti tapi sampai terakhir harus berjuang,” kata Rafinha. (Goz)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.