TRIBUNBATAM.id, BATAM - Gemuruh semangat religius dan kebersamaan membahana di Dataran Engku Putri saat warga Batam menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV tingkat Kota Batam, Jumat (10/4/2026) malam.
Tak sekadar seremoni tahunan, perhelatan MTQH kali ini menghadirkan nuansa berbeda lebih semarak, lebih hidup, dan sarat makna.
Di tengah gemerlap defile kafilah dari seluruh kecamatan, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan MTQH harus menjadi sumber energi baru bagi masyarakat.
“MTQH ini bukan hanya rutinitas. Kita ingin nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hidup dan tumbuh dalam keseharian masyarakat Batam,” kata Amsakar..
Amsakar menilai, tingginya antusiasme masyarakat menjadi sinyal kuat bahwa visi Batam sebagai bandar madani bukan sekadar konsep di atas kertas.
Amsakar menjelaskan, semangat religius kini semakin terasa dan mulai terimplementasi nyata dalam kehidupan sosial.
“Mudah-mudahan semangat ini menjadi tanda keberkahan bagi daerah yang kita cintai,” kata Amsakar.
Amsakar juga menyoroti capaian Batam dalam menjaga harmoni sosial, indeks kerukunan antarumat beragama dan harmoni sosial di kota ini termasuk yang tertinggi secara nasional sebuah prestasi yang patut dijaga bersama.
“Antusiasme masyarakat dalam kegiatan keagamaan mencerminkan kuatnya nilai spiritual. Ini menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kedamaian,” jelasnya.
Amsakar juga mengharapkan melalui MTQH lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata.
Baca juga: Walikota Batam Minta Bazar MTQH Jangan Sekadar Seremonial, Amsakar: Harus Ada Peningkatan
Lebih dari sekadar kompetisi, MTQH XXXIV diharapkan menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat nilai religius, dan meneguhkan Batam sebagai kota yang harmonis dan berkeadaban.
Sementara atmosfer pembukaan semakin terasa khidmat sekaligus meriah saat penabuhan kompang dilakukan sebagai simbol dimulainya MTQH XXXIV.
Sorak tepuk tangan warga mengiringi momen tersebut, menandai dimulainya rangkaian perlombaan yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
MTQH XXXIV tahun ini tampil lebih megah dibanding sebelumnya. Selain jumlah peserta yang meningkat, kualitas penyelenggaraan juga dinilai lebih matang dengan konsep acara yang atraktif dan kaya nilai budaya.
Defile kafilah menjadi salah satu daya tarik utama. Setiap kecamatan tampil kompak dengan ciri khas masing-masing, menciptakan parade yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga memperkuat identitas dan kebanggaan daerah.
( tribunbatam.id/ian sitanggang )