Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan mengumpulkan para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) pekan depan untuk berdialog.
"Minggu depan, kami akan ada town hall, mengumpulkan PPSU yang ada, gubernur secara langsung akan menyampaikan arahan dan berdialog dengan mereka," kata Pramono di Jakarta, Minggu.
Dialog tersebut digelar terkait tindak lanjut pengaduan warga mengenai penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kelurahan Kalisari, Jakarta Timur, dan kinerja positif PPSU dalam bertugas.
Sementara itu, terkait tindak lanjut Lurah Kalisari yang dinonaktifkan, Pramono mengatakan masih menunggu laporan.
"Untuk Kalisari, karena ini sekarang sedang ditangani oleh Inspektorat dan BKD (Badan Kepegawaian Daerah), maka sebagai gubernur, saya akan menunggu laporan itu," ujar Pramono.
Sebelumnya, Lurah Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, sempat dipanggil oleh Inspektorat DKI Jakarta untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI) oleh petugas PPSU dalam menanggapi laporan warga melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI), Senin (6/4).
Unggahan yang viral di media sosial itu menunjukkan seorang petugas PPSU menggunakan teknologi AI dalam merespons laporan warga terkait parkir liar di Jalan Damai, Kelurahan Kalisari.
Inspektur Provinsi DKI Jakarta Dhany Sukma mengatakan telah melakukan pemeriksaan secara sistematis dengan mengacu pada standar audit internal pemerintah untuk mengungkap fakta dan menetapkan langkah maupun tindak lanjut yang diperlukan.
Inspektorat Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Timur untuk menonaktifkan Lurah Kalisari.
Selain itu, pegawai yang terlibat, yakni Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kalisari serta Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Kalisari direkomendasikan untuk diberikan hukuman disiplin serta pembinaan.
Kemudian, tiga orang petugas PPSU yang terbukti terlibat akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan dalam syarat umum kontrak.





