2.747 Warga Manfaatkan Layanan RSUD Kriopanting
Ajie Gusti Prabowo April 12, 2026 06:50 PM

PAYUNG, BABEL NEWS - Program berobat gratis melalui Universal Health Coverage (UHC) yang digagas Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berdampak signifikan terhadap peningkatan layanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kriopanting. Dalam kurun Januari hingga Maret 2026, jumlah kunjungan pasien mengalami lonjakan baik untuk rawat jalan maupun rawat inap. 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kriopanting, Himawan Setianto mengungkapkan, program UHC yang diinisiasi Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi, memberikan dampak besar bagi masyarakat. Sebagian besar pasien yang datang memanfaatkan program tersebut untuk mendapatkan layanan kesehatan. Hal ini juga berkaitan erat dengan kepesertaan BPJS Kesehatan yang semakin luas.

"Masyarakat yang memanfaatkan program berobat gratis menggunakan KTP melalui UHC ini sangat banyak, terutama dari BPJS Kesehatan," ujar Himawan Setianto, Kamis (9/4).

Himawan Setianto mengakui, dalam triwulan pertama tahun 2026, jumlah pasien yang memanfaatkan pelayanan di RSUD Kriopanting mencapai 2.747 orang. Rinciannya, rawat inap tercatat sebanyak 248 orang. Sementara itu, untuk layanan rawat jalan mencapai 2.499 kunjungan. 

Hampir seluruh pasien yang datang menggunakan fasilitas UHC dengan program berobat gratis menggunakan KTP. Persentasenya bahkan mencapai sekitar 95 persen dari total kunjungan pasien. Sisanya merupakan pasien umum, terutama dari luar daerah atau yang tidak memiliki kelengkapan administrasi kependudukan.

"Hampir 95 persen rata-rata menggunakan program UHC, kecuali pasien umum dari luar daerah atau yang tidak memiliki KTP Bangka Selatan," jelas Himawan Setianto.

Dengan tingginya angka pemanfaatan layanan tersebut, pihak rumah sakit memastikan kesiapan dalam memberikan pelayanan optimal. RSUD Kriopanting juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar seluruh masyarakat dapat terlayani dengan baik. Terutama bagi warga dari empat kecamatan di wilayah Bangka Selatan, akses kesehatan kini dinilai semakin mudah.

Di sisi lain, RSUD Kriopanting juga rutin melaporkan data penyakit yang ditangani kepada Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Data tersebut menjadi indikator penting dalam memetakan kondisi kesehatan masyarakat setempat. Setiap bulan, laporan ini digunakan sebagai bahan evaluasi layanan kesehatan. "Memang ada 10 penyakit terbanyak yang kami tangani dan rutin kami laporkan setiap bulan," sebutnya.

Dengan tingginya angka kunjungan dan dominasi penggunaan UHC, Himawan Setianto memastikan akan terus meningkatkan mutu pelayanan. "Kami akan terus meningkatkan pelayanan agar masyarakat semakin mudah dan nyaman dalam berobat," ujar Himawan Setianto. (u1)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.