Belum Sah Menjanda, Ratu Meta: Jujur Gak Enak Banget Digantungkan Begini Sejak Juni 2025 lalu
Ni'amu Shoim Assari Alfani April 12, 2026 07:42 PM

Meski sudah diputus cerai oleh Pengadilan Agama Jakarta Timur, namun pedangdut Ratu Meta belum bisa merasakan status jandanya.

Hal tersebut dikarenakan Yogi Rinaldi, suami Ratu Meta masih menempuh proses hukum. Setelah bandingnya ditolak Pengadilan Tinggi Agama, Yogi mengajukan upaya kasasi.

Ratu Meta sangat kesal karena ia tidak bisa melepas status pernikahannya dari Yogi, karena sang suami masih melakukan kasasi.

"Jujur gak enak banget digantungkan begini sejak Juni 2025 lalu," kata Ratu Meta kepada Wartakotalive.com, ketika ditemui di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Meta setiap hari merasa resah dan gelisah, karena ia sudah tidak mau mempertahankan lagi pernikahannya dengan Yogi usai mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Lama banget prosesnya. Jadi dia itu sampai kasasi karena keberatan buat urusan nafkah setelah cerai," ucapnya.

Pelantun 'Sakitnya Luar Dalam' ini sebenarnya tidak mau mempermasalahkan lagi dan tak mau ada urusan dengan Yogi, usai pernikahannya diputus cerai.

"Padahal kalau dia gak bisa kasih nafkah ya gak apa-apa. Aku cuma mau bercerai aja padahal. Aku mau resmi gitu, biar aku bisa leluasa bekerja dan cari uang buat anak-anak," jelasnya.

"Aku Harus urus KTP dan KK kan biar bisa melangkah kedepan," tambahnya.

Ratu Meta menceritakan besaran nafkah yang harus dikeluarkan Yogi Rinaldi kepadanya setelah bercerai.

"Per bulan Rp 9 juta, jadi tiga bulan nafkahnya itu total sekitar Rp 30 juta. Dia keberatan sama itu. Kalau bisa saya yang bayar dia deh, beneran! Bukannya apa-apa, ini bikin pusing," ujar Ratu Meta.

"Seharusnya dia sebagai laki-laki malu dengan nominal segitu. Harusnya dia punya derajat. Cuma ya aku gak enak jadi digantung-gantung begini," sambungnya. (Ari).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.