SRIPOKU.COM, MUARADUA - Kebakaran di area permukiman warga Desa Gedung Wani, Kecamatan Runjung Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Minggu (12/4/2026) siang.
Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah warga dan menyebabkan dua rumah lainnya mengalami kerusakan berat.
Petugas dari Pos Sektor Muaradua, Runjung Agung, dan Kisam Ilir dikerahkan dengan total tiga unit mobil pemadam.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pendinginan yang berlangsung kurang lebih selama tiga jam.
Akibat kejadian ini, tiga rumah dilaporkan habis terbakar.
Baca juga: Siang bolong Mencekam, Tiga Rumah di OKU Selatan Sumsel Rata dengan Tanah
Masing-masing milik Suharmi (59), Alm. Nuryakin/Maryana, dan Masdan (60).
Sementara itu, dua rumah lainnya mengalami kerusakan berat, yakni milik Hendriyadi (35) dan Ali Rahman (40).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten OKU Selatan, Zainal Abidin, melalui Sekretaris Disdamkarmat Wily Agus ST MT MM, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di rumah milik Alm. Nuryakin/Maryana.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak cepat ke lokasi dengan mengerahkan personel dan armada dari beberapa pos sektor. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan lain,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Ia menambahkan, kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan mudah terbakar serta jarak antar rumah yang cukup dekat menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.
“Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah membesar saat petugas tiba. Namun berkat kerja sama tim dan bantuan dari berbagai pihak, api berhasil dikendalikan dan tidak merambat lebih luas,” tambahnya.
Dalam penanganan kejadian ini, petugas Damkarmat juga dibantu oleh personel Polsek Runjung Agung dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, serta warga setempat yang turut bahu-membahu membantu proses pemadaman.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan cukup besar.
Pihak Damkarmat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak layak.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu, serta pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan cepat guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.