TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Sebuah gudang yang tampak sunyi di Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, terbongkar sebagai lokasi produksi narkoba jenis ekstasi berskala besar.
Dalam penggerebekan yang dilakukan tim gabungan Polri, petugas mengamankan tiga terduga pelaku beserta barang bukti yang diperkirakan mencapai satu ton.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengonfirmasi bahwa operasi tersebut merupakan hasil kerja sama tim Polda Metro Jaya dengan dukungan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah.
“Tim telah melakukan penggerebekan terhadap gudang yang digunakan sebagai tempat pembuatan narkoba di wilayah Wonolopo, Mijen. Detail lengkap terkait jaringan dan barang bukti nantinya akan disampaikan secara resmi oleh Polda Metro Jaya,” ujar Kombes Artanto, Minggu (12/4/2026).
Ketua RT setempat, Atok Sujarwo, mengungkapkan bahwa penggerebekan berlangsung sejak Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Pohon Besar Tumbang di Kalikajar Wonosobo, Sejumlah Pemotor Nekat Gotong Kendaraan Demi Melintas
Menurutnya, warga sama sekali tidak menyangka bangunan dengan pintu besi biru tersebut merupakan pabrik narkoba, mengingat lokasi tersebut nyaris tidak pernah menunjukkan aktivitas mencolok selama satu tahun terakhir.
"Sehari-hari tidak ada aktivitas, sunyi. Tidak ada mobil datang. Warga tidak tahu kalau di dalamnya ada mesin produksi. Barang buktinya banyak sekali, ada yang masih serbuk dan ada yang sudah jadi pil," jelas Atok saat ditemui Minggu petang.
Atok menambahkan, polisi mengamankan tiga orang dalam operasi tersebut, termasuk salah satu warga setempat yang merupakan pemilik gudang.
Muncul dugaan bahwa aktivitas produksi dilakukan secara sembunyi-sembunyi saat suasana kampung sepi, terutama di tengah momen mudik Lebaran.
Skala produksi yang fantastis ini mengejutkan warga sekitar
Gunawan Arya, salah satu warga Mijen, menyebut wilayah tersebut memang kerap menjadi sorotan terkait peredaran obat-obatan terlarang di tingkat bawah, namun keberadaan pabrik besar di tengah pemukiman merupakan hal yang di luar dugaan.
Baca juga: Minggu Maut di Pantura Batang: Tiga Nyawa Melayang dalam Dua Kecelakaan Tragis
Hingga saat ini, lokasi gudang masih dalam pengawasan meski garis polisi di area luar mulai dilepaskan.
Penemuan mesin produksi massal dan bahan baku seberat berton-ton ini mengindikasikan bahwa gudang di Wonolopo tersebut merupakan bagian dari jaringan narkoba nasional.
Kasus ini kini ditangani sepenuhnya oleh Polda Metro Jaya untuk pengembangan jaringan lebih lanjut. (rez)