TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Persebaya Surabaya mendapat sorotan tajam dari suporternya, Bonek, usai dihajar Persija Jakarta. Sejumlah pertanyaan mencuat.
Ya, Persebaya Surabaya dihajar Persija Jakarta dengan skor telak 3-0 dalam laga lanjutan pekan ke-27 Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (12/4/2026).
Tiga gol pembawa petaka Persebaya Surabaya dicetak oleh Allano Lima (15'/penalti), Eksel Runtukahu (54', 76').
Sepanjang laga, Bajul Ijo tampak kewalahan menghadapi Macan Kemayoran.
Baca juga: Meski Menang Telak Atas Persebaya, Persija Dapat Sorotan dari Jakmania, 1 Hal Sebabnya
Baca juga: Hasil Akhir Super League 2025 Persija vs Persebaya, Jalannya Pertandingan, Macan Kemayoran Ngamuk
Hal ini lantas menjadi sorotan tajam dari suporternya, Bonek, pasca pertandingan.
Sejumlah pertanyaan turut mencuat terkait permasalahan yang menjadi penyebab permainan Persebaya Surabaya kurang memuaskan.
Sorotan tajam Bonek kepada Persebaya Surabaya terlihat dalam kolom komentar unggahan Instagram klub, @persebayaofficial, terkait hasil pertandingan melawan Persija Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
"sbeenere permasalahn e opo seh? coach e wes lumayan opo pemain e seng plenger? gaisok mlaku blas strategi e umpan panjang e tapi bek e musuh gede" dukur tapi depan ga ngacor +kalah kualitas fisik + inisiatif kreator e kurang sayap e ga inovatif mosok kudu catur e sek seng munggah mbek jefferson?", kata @adm*****
"kita punya gali dan Malik risaldi tapi malah memainkan Riyan dan Pedro Matos padahal musuh kita sekelas persija," ujar @bvs*****
"Mainmu ruwet, matos jgn dimainkan gak iso opo2. Bingung karepe dewe," ujar @cahyo*****
"0 shot on target, 90menit lapo ae? wkwk," kata @inisial****
"matos iku pemain ta? sprint,passing, finishing pas"an kabeh! evaluasi," kata @baihaqi*****
Sementara itu, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares memberikan analisisnya terkait kekalahan dari Persija Jakarta.
Bernardo Tavares mengaku sudah mewanti-wanti hal-hal seperti pelanggaran hingga kemungkinan penalti.
"Bagi saya ini membuat frustrasi. Kami sudah membicarakan kemungkinan penalti atau pelanggaran bodoh saat latihan, dan itulah yang terjadi hari ini," kata Bernardo Tavares.
Pelatih Persebaya Surabaya itu juga menyoroti buruknya transisi permainan timnya, saat menghadapi serangan balik cepat dari Persija Jakarta.
Lantas, bagaimana respons Persebaya Surabaya usai kalah telak dari Persija Jakarta? Patut ditunggu.
(TribunJatimTimur.com)