TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat.
Proyek strategis tersebut kini telah ditangani langsung oleh kementerian terkait guna mengatasi permasalahan pesisir secara terintegrasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Luthfi usai menghadiri acara Ziarah Kebangsaan dan pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (12/4/2026).
“Giant Sea Wall itu pemerintah pusat. Jadi sudah di-handle oleh kementerian terkait,” ujar Luthfi singkat saat memberikan keterangan kepada media.
Selain menyinggung proyek pesisir, Luthfi memaparkan capaian infrastruktur di wilayahnya. Ia mengeklaim bahwa kondisi jalan provinsi di Jawa Tengah saat ini mayoritas dalam kondisi prima, mencapai angka 94 persen dari total panjang jalan yang ada.
Baca juga: Pabrik Ekstasi Berkedok Gudang Kosong di Wonolopo Mijen Semarang Berkapasitas 1 Ton Dibongkar Polda
“Jalan provinsi Jawa Tengah 94 persen sudah mantap. Bagus,” tegasnya.
Meski capaian jalan provinsi tergolong tinggi, Luthfi mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk melakukan akselerasi pembangunan pada jalan-jalan di bawah kewenangan daerah.
Percepatan perbaikan jalan kabupaten/kota sangat krusial
Menurutnya, percepatan perbaikan jalan kabupaten/kota sangat krusial untuk mengoptimalkan konektivitas antarwilayah.
"Yang masih perlu akselerasi itu jalan kabupaten/kota," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga sempat menanggapi fenomena tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Batang. Dengan nada santai, ia menekankan perlunya pembagian tugas yang jelas antarinstansi.
Ia menyebutkan bahwa aspek keselamatan jalan raya merupakan ranah operasional kepolisian.
Baca juga: Pohon Besar Tumbang di Kalikajar Wonosobo, Sejumlah Pemotor Nekat Gotong Kendaraan Demi Melintas
“Tanya ke Kapolres. Ya, kalau kecelakaan Kapolres. Saya sudah jadi gubernur,” selorohnya, yang secara implisit menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menekan angka fatalitas di jalan raya.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam menyelaraskan proyek strategis nasional dengan penguatan infrastruktur dasar di tingkat daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pengguna jalan di wilayah Batang. (ito)