Berdasarkan laporan sementara saat ini, banjir merendam sekitar 60 rumah warga
Palu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berkoordinasi serta melakukan pendataan terhadap dampak banjir yang terjadi di Desa Saojo, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Asbudianto dalam keterangannya di Palu, Minggu, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu malam (11/4) menyebabkan banjir dari arah pegunungan dan merendam permukiman warga.
“Berdasarkan laporan sementara saat ini, banjir merendam sekitar 60 rumah warga,” ujarnya.
Ia mengatakan, selain merendam rumah, banjir juga mengganggu akses transportasi masyarakat. Kendaraan roda dua harus melewati jalur alternatif untuk menghindari genangan air yang masih menutupi jalan.
BPBD Sulteng bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Poso dan aparat desa setempat telah melakukan asesmen di lokasi kejadian serta berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.
Ia menyampaikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara jumlah warga yang mengungsi masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.
Selain itu, BPBD juga mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak di lokasi kejadian, salah satunya pembangunan drainase guna mengantisipasi terjadinya banjir serupa di masa mendatang.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
Sementara itu, kondisi terkini di lokasi kejadian masih menunjukkan genangan air yang merendam rumah warga, meskipun secara bertahap mulai surut.





