TRIBUN-MEDAN.COM,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memperkirakan bahwa cuaca Sumut hari ini, Senin 13 April 2026 berawan dan berpotensi hujan ringan.
Pada pagi hari, wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan adalah kawasan Nias Barat dan sekitarnya.
Baca juga: Cuaca Ekstrem Picu Gangguan Listrik, PLN Gerak Cepat Pulihkan Pasokan di Parapat
"Siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang hampir di seluruh wilayah Sumatera Utara," kata Fauziah Fitri Damanik, prakirawan cuaca BMKG Wilayah I Medan, seperti dilihat dari Instagram @infobmkgsumut hari ini, pukul 06.30 WIB.
Fauziah mengatakan, untuk malam hari, cuaca di Sumut masih berpotensi dilanda hujan ringan hingga sedang di sebahagian wilayah Sumatera Utara.
Baca juga: Cuaca Sumut Hari Ini 11 April 2026, Tapanuli Berpotensi Hujan Sedang
"Di mana hujan sedang berpotensi terjadi di Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, dan sekitarnya," kata Fauziah.
Ia juga menyampaikan, untuk prakiraan cuaca pada dinihari nanti diperkirakan berawan dan berpotensi hujan ringan.
Adapun kawasan yang berpotensi dilanda hujan ringan pada dinihari adalah Kota Gunungsitoli, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah.
Baca juga: Cuaca Sumut Hari Ini 10 April 2026, Paluta dan Asahan Berpotensi Hujan Sedang
"Suhu udara berkisar antara 14 hingga 34 derajat celcius, kelembaban udara berkisar antara 70 hingga 99 persen," kata Fauzdiah.
Hari ini, sambungnya, angin bertiup dari Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan 3 hingga 6 km per jam.
BMKG Wilayah I Medan turut memantau titik panas atau hot spot di wilayah Sumatera Utara.
Baca juga: Cuaca Sumut Hari Ini 9 April 2026, Hujan Berpotensi Terjadi di Dairi
Pada pemantauan 11 April 2026, terdapat satu titik panas atau hot spot di Sumut.
Titik panas tersebut berada di wilayah Tapanuli Tengah.
"Imbauan kepada masyarakat untuk waspada potensi hujan sedang di wilayah Kepulauan Nias, Lereng Barat, dan Lereng Timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis seperti banjir dan longsor," imbau Fauziah.(ray/tribun-medan.com)