Anwar Hafid Luncurkan Program Berank Bedah Rumah di Donggala, Sasar Warga Kurang Mampu
Fadhila Amalia April 13, 2026 08:29 AM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi mencanangkan Program Berani Bedah Rumah sebagai langkah percepatan pengentasan kemiskinan di daerah.

Pencanangan program tersebut dilaksanakan di Desa Dalaka, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (12/4/2026).

Program Berani Bedah Rumah menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Baca juga: Umat Buddha Ikuti Pengecoran Rupang di Palu, Tandai 50 Tahun Sangha Theravada Indonesia

Salah satu penerima manfaat pertama program ini adalah Hasima (72). Pemerintah mulai membangun ulang rumah miliknya agar menjadi lebih layak, aman, dan sehat.

Selain di Donggala, program tersebut juga mulai bergulir di sejumlah daerah lain, seperti Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Buol, dan Kabupaten Tojo Una-Una. 

Pelaksanaan ini menjadi langkah awal pemerataan pembangunan berbasis kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa Program Berani Bedah Rumah merupakan simbol kehadiran pemerintah yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia mengatakan, program tersebut bertujuan memastikan setiap warga Sulawesi Tengah memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat.

Baca juga: Rekaman Percakapan Livand Breemer dan Inisial I Beredar, Bantah Keterlibatan Tambang Poboya

“Program Berani Bedah Rumah ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Pencanangan program BERANI bedah rumah dilaksanakan di Desa Dalaka
PROGRAM BERANI BEDAH RUMAH - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi mencanangkan Program BERANI Bedah Rumah sebagai langkah percepatan pengentasan kemiskinan di daerah. (BIRO ADMINISTRASI UMUM)

Anwar Hafid menjelaskan, rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlindung, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas hidup keluarga.

Menurutnya, rumah merupakan tempat tumbuhnya harapan sekaligus ruang bagi keluarga untuk membangun masa depan.

Ia juga mengakui masih banyak masyarakat di Sulawesi Tengah yang tinggal di rumah dengan kondisi belum layak.

Karena itu, pemerintah menghadirkan program tersebut sebagai solusi konkret yang langsung menyasar kebutuhan dasar masyarakat.

“Kita tidak menutup mata bahwa masih banyak masyarakat yang tinggal di rumah yang belum layak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anwar Hafid menyebut program Berani Bedah Rumah merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Baca juga: Naik Peringkat, DSLNG Raih Proper Hijau 2026 dari KLH

Program tersebut juga diharapkan mampu menekan angka kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem di Sulawesi Tengah.

Ia menambahkan, pemerintah ingin menekan angka kemiskinan dengan cara yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Melalui program ini, pemerintah berharap kualitas hidup masyarakat meningkat, mulai dari aspek kesehatan, kenyamanan, hingga produktivitas keluarga.

Baca juga: Ratusan Peserta Meriahkan Klik Run di Morowali, Bupati: Tanda Daerah Maju

Selain itu, ia berharap rumah yang dibangun dapat membawa perubahan positif bagi penghuninya, sehingga hidup menjadi lebih sehat, nyaman, dan produktif.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.