TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN BANDUNG - Apa kabar Tol Geta (Gedebage-Tasikmalaya)? kabar terbaru dari pemerintah pembangunannya sudah bukan lagi prioritas mengingat sepinya investor. Hal tersebut tersiar dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengatakan penyebab di balik sepinya minat investor terhadap proyek bernilai investasi Rp 56,2 triliun ini. "Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu tidak banyak minatnya, ya biasanya karena trafiknya kurang," ujar Dody kepada media jumat (10/4/2026).
Dody menjelaskan bahwa dalam bisnis jalan tol, proyeksi lalu lintas harian (LHR) adalah urat nadi bagi pengembalian modal.
Hal ini berbanding terbalik dengan fakta sebelumnya dimana Pemerintah kembali melanjutkan progres lelang Tol Geta yang sempat terhenti. Pemerintah juga telah melakukan pembebasan lahan dari mulai Kabupaten Bandung hingga Kabupaten Garut.
Bulan ini pemerintah menyiapkan teknis persyaratan lelang Tol Geta. Kabar terbaru progres pembangunan Tol Geta (Gedebage-Tasikmalaya) menemui titik terang. Pemerintah dalam hal ini Kementerian PU dan Kementerian Keuangan telah melakukan persiapan segala perlengkapan persyaratan termasuk lelang dan akan dieksekusi mulai bulan depan.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra mengatakan proses krusial tersebut dijadwalkan mulai dieksekusi pada kuartal II/2026.
Pihaknya akan memastikan dokumen teknis dan finansial proyek lebih matang sebelum kembali ditawarkan kepada investor.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) meminta peserta lelang jalan tol termasuk Tol Geta untuk melihat informasi di kanal resmi BPJT.
Proses registrasi peserta lelang jalan tol akan segera dibuka. Nantikan informasi resmi berikutnya hanya melalui kanal resmi BPJT, begitulah bunyi dari pengumuman di kanal BPJT.
Awal tahun ini BPJT akan melakukan lelang 19 proyek jalan tol. Dari belasan proyek tol yang akan dilelang tersebut Tol Geta atau Gedebage Tasikmalaya termasuk di dalamnya.
Total Sebanyak 28 desa di enam kecamatan di Kabupaten Bandung rencananya akan tersabet proyek pembangunan Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya (Tol Geta).
Progres lelang Tol Geta akan dilanjutkan tahun ini. Total ada 19 proyek jalan tol yang siap dilelang dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp 408,68 triliun.
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Rachman Arief, menyebutkan pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 27,55 miliar untuk mendukung tahap persiapan hingga pelaksanaan lelang. Dari jumlah tersebut, Rp 23,33 miliar dialokasikan khusus untuk persiapan 19 proyek tol, termasuk Tol Geta.
“Untuk kegiatan tahap penyiapan 19 proyek tol KPBU dialokasi sebesar Rp 23,33 miliar dan estimasi biaya investasi sebesar Rp 408,68 triliun,” ujar Rachman Arief dalam rapat bersama Komisi V DPR RI di Senayan, Jakarta.
Tentu rapat tersebut memberikan penjelasan dan progres baru dari Tol Geta yang sudah digaungkan pemerintah dan mengalami proses lelang sejak dua tahun lalu. Rencana proyek Tol Geta sudah berjalan dalam tahap pembebasan tanah. Progres lelang kembali diulang setelah dua kali dilakukan dan belum ada pemenang.
Daftar Desa dan Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Terkena Tol Geta
Kecamatan Cicalengka
Desa Bojong
Desa Mandalawangi
Desa Narawita
Desa Margaasih
Desa Ciherang
Desa Ganjar Sabar
Desa Citaman
Desa Nagreg
Kecamatan Paseh
Desa Cigentur
Desa Karangtunggal
Desa Tangsimekar
Desa Cijagra
Desa Cipedes
Kecamatan Bojongsoang
Desa Tegalluar
Desa Sukamanah
Kecamatan Solokan Jeruk
Desa Cibodas
Desa Langensari
Desa Padamukti
Desa Panyadap
Kecamatan Cikancung
Desa Srirahayu
Desa Mekarlaksana
Desa Ciluluk
Desa Cikancung
Desa Mandalasari
Desa Cihanyir
Kecamatan Rancaekek
Desa Bojongloa
Desa Tegal Sumedang
Desa Sukamanah
Profil Tol Geta
Tol Geta telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Permenko Bidang Perekonomian Nomor 21 Tahun 2022. Target penyelesaian ruas Gedebage–Tasikmalaya ditetapkan pada 2024.
Awalnya, Tol Geta ini dirancang membentang sepanjang 206,65 kilometer, terdiri dari:
Jawa Barat: 171,40 km
Jawa Tengah: 35,25 km
Namun, pada perkembangan terakhir, proyek baru akan berjalan hingga wilayah Tasikmalaya.
Tol Geta terdiri dari dua seksi:
Seksi 1: Junction Gedebage–Garut Utara (45,20 km)
Seksi 2: Garut Utara–Tasikmalaya (50,32 km).(*)