Siswa SMAN 16 Bandung Antusias Ikuti Honda Safety Generation 2026, Belajar Aman Berkendara
Siti Fatimah April 13, 2026 12:44 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Edukasi keselamatan berkendara kembali digaungkan lewat program Honda Safety Generation 2026 yang menyasar kalangan pelajar.

Kegiatan hasil kolaborasi PT Daya Adicipta Motora (DAM) bersama Tribun Jabar ini disambut antusias siswa SMAN 16 Bandung yang digelar pada Selasa (7/4/2026). 

Mengusung semangat #Cari_Aman, para siswa tak hanya duduk mendengarkan materi, tetapi juga diajak terlibat langsung melalui simulasi praktik berkendara di lapangan. 

Instruktur dari DAM memaparkan teknik dasar yang kerap dianggap sepele, namun justru krusial dalam mencegah kecelakaan.

Mulai dari pentingnya kelengkapan berkendara seperti helm berstandar SNI, jaket, hingga sarung tangan, kemudian teknik pengereman yang stabil agar roda tidak terkunci, hingga postur tubuh ideal saat berkendara untuk menjaga keseimbangan.

Kepala SMAN 16 Bandung, Iman Budiman, menilai edukasi seperti ini sangat dibutuhkan bagi pelajar yang berada di usia remaja.

“Anak-anak ini kan secara emosi masih labil. Kadang dalam berkendara mereka kurang memperhatikan keselamatan. Jadi memang perlu edukasi, baik dari internal sekolah maupun pihak luar,” ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Senin (13/4/2026). 

Ia menyebut, sebagian besar siswa di sekolahnya sebenarnya sudah bisa mengendarai motor, meski belum semuanya memenuhi syarat usia dan kepemilikan SIM.

“Terutama kelas 10, banyak yang sudah bisa, tapi belum cukup umur. Ini yang jadi perhatian, supaya mereka tetap memahami aturan dan keselamatan,” katanya.

Menurut Iman, kehadiran Honda bersama Tribun Jabar memberikan nilai lebih karena edukasi dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan anak muda.

Selain materi, kegiatan juga diramaikan dengan berbagai games interaktif, kuis berhadiah merchandise, hingga sesi tanya jawab yang memancing partisipasi siswa.

“Harapannya, apa yang disampaikan bisa benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari saat mereka berkendara,” ucapnya.

Iman menilai, keikutsertaan dalam lomba memberi manfaat lebih dari sekadar hasil akhir.

“Yang paling mahal itu pengalaman. Dari situ mereka belajar, termotivasi, dan bisa mengimplementasikan pengetahuan, termasuk soal keselamatan berkendara,” katanya.

Sementara itu, Promotion Dept. Head DAM, Demmy Firmansyah, menjelaskan bahwa Honda Safety Generation merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

Ia mengatakan, program ini akan menyasar 20 sekolah di Kota Bandung melalui skema roadshow.

Melalui kegiatan ini, siswa juga diingatkan bahwa berkendara harus sesuai aturan, termasuk batas usia minimal 17 tahun dan wajib memiliki SIM.

Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan konsep yang menyenangkan agar mudah diterima pelajar.

Salah satunya dengan pemilihan duta keselamatan berkendara dari kalangan siswa.

“Nanti akan dipilih duta safety riding, masing-masing satu laki-laki dan perempuan. Mereka juga akan dibekali kemampuan public speaking,” katanya.

Para peserta terpilih diharapkan bisa menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.


“Harapannya mereka bisa jadi influencer yang mengajak teman, keluarga, dan masyarakat untuk lebih peduli keselamatan berkendara,” ujar Demmy.

Rangkaian Honda Safety Generation 2026 ditargetkan rampung pada Mei 2026, sebelum masa kenaikan kelas, termasuk penentuan sekolah terbaik dalam program ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.