SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Meski sangat tipis, Sumsel United masih berpeluang untuk promosi ke Liga 1. Harapan ini bergantung pada kemampuan mereka menyapu bersih kemenangan di sisa tiga laga putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26.
"Sumsel United masih ada tiga pertandingan lagi. Kalau tiga pertandingan ini kita sapu bersih, ya masih bisa. Tapi nanti kita lihat, kita bisa finis di angka 47, karena 38 ditambah 9 adalah 47," ungkap Nil Maizar kepada Sripoku.com.
Laga selanjutnya, Sumsel United akan menantang Persikad Depok pada Sabtu (18/4/2026) pukul 19.00 WIB. Kemudian, Laskar Juaro akan menghadapi PSPS Pekanbaru pada Minggu (26/4/2026) pukul 19.00 WIB. Pada laga pamungkas, Sumsel United akan menjamu Persekat Tegal pada Sabtu (2/5/2026).
Tambahan satu poin dari laga sebelumnya membuat Sumsel United kini mengoleksi 38 poin dari 24 pertandingan. Hasil ini menahan mereka di posisi keempat klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat. Posisi tersebut membuat langkah Laskar Juaro semakin berat karena terpaut sembilan poin dari pemuncak klasemen, Adhyaksa FC Banten (47 poin).
Jika ingin promosi, Sumsel United wajib menyapu bersih tiga laga sisa dengan kemenangan dan berharap Garudayaksa FC (45 poin) tergelincir agar mereka bisa mengamankan kuota play-off.
Pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, 2 Januari 1970 ini tetap mensyukuri raihan satu poin terakhirnya. Ia berharap skuad Sumsel United tetap konsisten di sisa laga putaran ketiga nanti.
"Harusnya kita menang karena ada empat peluang emas. Namun, Alhamdulillah, kita syukuri hasil ini. Semoga saat lawan Depok, Pekanbaru, dan Tegal kita bisa menang. Salam hormat buat seluruh pemain. Mudah-mudahan mereka tetap konsisten di sisa laga ini tanpa melihat apa pun yang terjadi dalam sepak bola," tutur Nil yang musim lalu mengarsiteki PSMS Medan.
Baca juga: Pemain Regulasi Sumsel United Syahril Gagalkan Kemenangan FC Bekasi City
Hasil imbang sebelumnya terasa merugikan lantaran tim asuhan Nil Maizar sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Sejumlah peluang emas tercipta, namun gagal dikonversi menjadi gol untuk mengamankan tiga poin.
Gol penyeimbang dari Syahril Afrizal pada menit ke-81 memang menyelamatkan tim dari kekalahan, namun belum cukup untuk menjaga asa promosi tetap terbuka lebar. Di sisi lain, FC Bekasi City yang menjadi pesaing langsung tetap kokoh di papan atas dengan poin yang sama, namun unggul dalam posisi klasemen (selisih gol/rekor pertemuan).
Kondisi ini semakin mempersempit ruang bagi Sumsel United untuk menembus zona promosi. Laga melawan Persikad Depok pada Sabtu mendatang akan menjadi momen krusial. Kemenangan menjadi harga mati jika ingin menjaga harapan, meski secara realistis peluang tersebut kian menipis. Jika kembali kehilangan poin, mimpi promosi ke Liga 1 musim depan dipastikan sirna.