Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Menjelang momentum Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian Pemkot Bandar Lampung terus memperkuat berbagai langkah pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) guna memastikan kesehatan hewan ternak tetap terjaga.
Kepala Dinas Pertanian, Dedeh Ernawati Fauzie, mengatakan hingga saat ini wilayahnya masih dalam kondisi aman dari PMK. Namun, pihaknya tidak lengah dan terus mengintensifkan upaya mitigasi.
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah percepatan vaksinasi. Pada periode Januari hingga Maret, pihaknya telah menerima 500 dosis vaksin bantuan dari provinsi, dengan 210 ekor ternak telah divaksinasi.
“Vaksinasi kami lakukan di beberapa kecamatan seperti Way Halim, Kedamaian, Kemiling, dan Tanjung Senang,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Selain vaksinasi, pemerintah kota juga memprioritaskan distribusi vaksin ke wilayah dengan populasi ternak tinggi seperti Kemiling, Rajabasa, Teluk Betung Barat, Sukarame, Tanjung Senang, dan Sukabumi.
Pengawasan lalu lintas ternak turut diperketat, termasuk koordinasi lintas daerah untuk memantau potensi penyebaran penyakit antarwilayah. Di sisi lain, edukasi kepada peternak juga terus digencarkan agar mampu mengenali gejala PMK sejak dini.
Tak hanya menyasar peternak, masyarakat juga diimbau lebih selektif dalam membeli daging, memastikan berasal dari tempat pemotongan yang memenuhi prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) serta dimasak hingga matang.
Di tingkat provinsi, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung mencatat telah menerima 381.150 dosis vaksin PMK dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada 2026.
Kepala Disnak Keswan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, menjelaskan vaksin tersebut akan disalurkan dalam dua tahap guna memperkuat perlindungan ternak di seluruh wilayah.
( Tribunlampung.co.id )