Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memastikan perguruan tinggi negeri (PTN) tidak menaikkan kuota mahasiswa baru pada tahun ini. Hal ini disampaikan Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti Kemdiktisaintek, Mukhamad Najib.
"Jadi tahun ini PTN-PTN itu tidak meningkatkan jumlah rekrutmen mahasiswanya. Jadi kuotanya tetap ya, kita batasi, dia tidak meningkatkan jumlah rekrutmen mahasiswa," katanya saat ditemui di Gedung C Kemdiktisaintek, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Jalur Mandiri PTN Ditutup Juli
Selain itu, Najib menegaskan masa rekrutmen PTN, termasuk jalur mandiri, dibatasi hanya sampai Juli 2026. Menurutnya, kebijakan ini dilakukan untuk memberi ruang lebih besar bagi perguruan tinggi swasta (PTS).
"Kemudian yang kedua, dari sisi waktu pendaftaran itu juga kita batasi. Jadi waktu rekrutmen untuk PTN itu sampai akhir Juli," kata Najib.
Kebijakan ini dikatakan Najib berbeda dengan tahun sebelumnya., yang mana PTN memiliki rentang waktu seleksi relatif lama.
"Sehingga bulan Agustus sampai September itu betul-betul PTS-PTS itu bisa melakukan rekrutmen secara maksimal. Bahkan ada (PTN) yang (dulu) sampai September, nah itu sekarang kita batasi," katanya.
PTS Didorong Gencar Cari Pasar Baru
Setelah pembatasan pada PTN, Najib mendorong agar PTS dapat mencari pasar baru. Khususnya yakni lulusan SMA yang belum melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
"Sehingga bisa menarik anak-anak lulusan SMA yang saat ini jumlahnya sangat besar yang belum bisa kuliah. Nah, jadi tidak harus selalu berkompetisi dengan PTN tapi juga mereka mencari pasar-pasar baru yang memungkinkan mereka bisa menarik anak-anak yang belum kuliah itu bisa kuliah," saran Najib.
Ia lalu memberi contoh keberhasilan Universitas Pamulang yang merekrut sampai 26 ribu mahasiswa dalam setahun. Ia melihat jumlah tersebut melebihi mahasiswa baru PTN pada umumnya.
"Jadi tergantung bagaimana PTS itu mampu mengembangkan strategi yang pas sehingga dia bisa dianggap lebih menarik dibanding PTN. Nah itu bayangin, Universitas Pamulang itu dia bisa rekrut sampai 26 ribu mahasiswa. Jadi ya itu tertinggi se-Indonesia, mengalahkan PTN-PTN," kata Najib.





