Bayi 1,3 Tahun Nyaris Hipotermia di Gunung Ungaran, Sang Ayah Sempat Nekat Ingin Lanjut ke Puncak
ahmadshalsamalkhaponda April 13, 2026 06:42 PM

- Seorang bayi perempuan berusia 1,3 tahun mengalami hipotermia setelah dibawa orang tuanya mendaki ke Gunung Ungaran, Semarang pada Sabtu (11/4/2026).

Video yang memperlihatkan saat bayi tak berdosa tersebut diselamatkan oleh anggota SAR viral di media sosial.

Pengelola Basecamp (BC) Perantunan, Bandungan, Wido menjelaskan orangtua bayi tersebut berasal dari Semarang. Mereka datang membawa bayinya untuk melakukan pendakian tektok (naik-turun dalam sehari).

Sejak awal pendaftaran, Wido menegaskan bahwa petugas basecamp sudah memberikan peringatan keras kepada orangtua bayi tersebut. Hal ini dilakukan karena pendaki membawa anak di bawah umur di tengah kondisi alam yang tidak menentu.

"Kami memperingatkan soal risiko dan lain sebagainya, karena cuaca memang lagi tidak bersahabat," kata Wido saat dikonfirmasi, Senin (13/4/2026).

Namun, peringatan tersebut tidak menyurutkan niat kedua orangtua sang bayi. Mereka menyatakan sanggup menanggung risiko dan menjamin keselamatan buah hati mereka. Atas dasar pernyataan kesanggupan tersebut, petugas akhirnya mengizinkan mereka naik.

Masalah mulai muncul ketika rombongan kecil ini sampai di Pos 4 Pendakian Jalur Perantunan. Alih-alih kekompakan, pasangan suami-istri tersebut justru terlibat perselisihan. Sang suami bersikeras ingin melanjutkan pendakian hingga ke puncak, sementara sang istri meminta untuk segera turun kembali ke basecamp.

Di tengah perdebatan orangtuanya, sang bayi mulai rewel dan menangis terus-menerus. Saat itu, cuaca di ketinggian memang terasa sangat dingin. Beruntung, ada anggota SAR yang sedang melakukan kegiatan SMR di sekitar lokasi.

"Kemudian bayi tersebut diajak anggota SAR dan ditenangkan. Karena memang saat itu cuaca dingin, lalu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, diberi blanket emergency," jelas Wido.

Wido meluruskan bahwa penggunaan selimut darurat (blanket emergency) tersebut lebih bersifat preventif, bukan karena bayi sudah dalam kondisi kritis atau terkena hipotermia parah seperti kabar yang beredar.

Setelah ditenangkan dan diberikan kehangatan tambahan, bayi tersebut langsung dibawa turun bersama orangtuanya menuju basecamp. "Setelah itu, langsung diajak turun dan kembali. Bayi dalam keadaan sehat dan baik-baik, semua sehat," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.