TRIBUNMANADO.CO.ID - Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Alfons Jorry Tintingon, memberi penjelasan terkait rencana pengerjaan sejumlah titik jalan rusak.
Ada beberapa kegiatan yang menjadi prioritas, untuk diagendakan di tahun 2026 akan di intervensi meski jauh dari harapan masyarakat.
"Kami menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Seberapa besar yang akan di intervensi, seperti di Sangkilang Kecamatan Likupang Barat, Desa Serei Kecamatan Likupang Barat, Desa Talawaan Atas Kecamatan Wori, Desa Sonsilo Kecamatan Likupang Barat dan ruas-ruas yang lain," kata Plt Kepala Dinas PUPR Minut Alfons Jorry Tintingon, saat diwawancara wartawan di depan sekretariat DPRD Minut Kelurahan Airmadidi Atas Kecamatan Airmadidi, Senin (13/4/2026).
Keterangan itu disampaikannya jelang mengikuti rapat dengar pendapat, dengan Komisi I DPRD Minut.
Diketahui, Kantor DPRD Minut berjarak 2,2 kilometer (Km) dengan ikon Kabupaten Minut yaitu Monumen Tumatenden Zero Poin.
Dapat ditempuh dalam waktu lima menit pakai kendaraan bermotor.
Saat diwawancara cuaca cerah.
Kepala Dinas PUPR menggunakan pakaian seragam ASN Keki warna coklat.
Lanjut Jorry begitu nama Kadis PUPR di seragam ASN Keki warna Coklat menambahkan, intervensi itu akan dilakukan sembari menunggu pengesan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2026.
Jika tak ada aral melintang, tahapan mulai bulan depan.
Ia menjelaskan, apa yang menjadi keinginan warga untuk perbaikan titik jalan rusak dan ruas jalan lainnya tidak jauh beda dengan keinginan Pemkab menjadikan yang terbaik.
Namun keterbatasan anggaran, pelaksanaan perbaikan atau pemeliharaan per segmen.
Lanjutnya, pada tahun ini kemantapan jalan berkurang karena ada ketambahan ruas jalan dari tahun sebelumnya ada 77 ruas menjadi 103 ruas.
Ruas-ruas tersebut jalan Desa diambil atau dimasukkan menjadi ruas Kabupaten, karena dianggap strategis untuk pengembangan Kabupaten kedepan.
Terkait dengan titik jalan rusak di ruas Desa Paputungan Kecamatan Likupang Barat, akan di respons sesuai dengan usulan Musrenbang tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten.
"Akan di prioritaskan pada tahun 2027, sesuai dengan usulan dalam Musrenbang," jelasnya.
Sembari memberi apresiasi kepada warga yang telah membantu melakukan pekerjaan, karena itu bagian kepedulian masyarakat untuk dapat perbaiki.
"Kami berterima kasih dan memohon maaf ke masyarakat, belum bisa selesaikan pekerjaan-pekerjaan sepenuhnya, sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat," tandasnya.