BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Senin (13/04/2026) sore, mengakibatkan dua kejadian pohon tumbang di lokasi berbeda.
Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 17.27 WITA di Kelurahan Birayang. Pohon tumbang tersebut sempat menutup akses jalan menuju pasar dan area parkiran, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Tak berselang lama, kejadian serupa kembali terjadi sekitar pukul 17.26 WITA di Desa Limbar RT 01 RW 01.
Pohon tumbang dilaporkan mengenai kanopi rumah milik warga atas nama H. Mahrani, dengan ukuran sekitar 6x4 meter dan mengalami kerusakan 100 persen. Dalam kejadian ini terdapat dua kepala keluarga dengan total empat jiwa terdampak.
Menanggapi kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dan Damkar HST bersama unsur TNI, Polri, aparat desa, serta masyarakat setempat langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Baca juga: BREAKING NEWS- Diterpa Angin Kencang, Sejumlah Tenda UMKM di Balangan Expo 2026 Ambruk
Baca juga: Kabar Pungli di PPS Martapura Menguat, Polres Banjar Langsung Lakukan Klarifikasi
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD HST, Fitriadi, menyampaikan bahwa kedua kejadian dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang yang terjadi secara bersamaan.
“Dua kejadian pohon tumbang ini terjadi hampir bersamaan akibat hujan dan angin kencang. Petugas kami bersama unsur terkait langsung melakukan evakuasi dan pembersihan di lokasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini sebagian personel masih berada di lapangan untuk memastikan kondisi benar-benar aman serta melakukan penanganan lanjutan di lokasi terdampak.
“Sebagian personel masih di lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, BPBD HST juga menerima informasi adanya kejadian tanah longsor di dua titik berbeda, yakni di Dusun Cabai dan Papagaran, Desa Patikalain. Namun, laporan tersebut masih dalam tahap verifikasi oleh petugas.
“Untuk informasi tanah longsor di Desa Patikalain, saat ini masih kami lakukan verifikasi ke lapangan,” jelas Fitriadi.
Secara umum, kondisi terkini di dua lokasi pohon tumbang telah dinyatakan aman setelah proses pembersihan selesai 100 persen dan akses jalan kembali normal.
BPBD HST pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).