TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Harga plastik saat ini sudah naik sangat drastis. Bahkan, saat ini sudah mengalami kenaikan hingga 40 persen. Tak hanya mengalami kenaikan, stok plastik saat ini mulai mengalami kelangkaan atau kekosongan.
Hal ini diungkapkan Andi, penjual plastik di Pasar Sukajadi Talang Kelapa, Banyuasin, Senin (13/4/2026). Menurut Andi, kenaikan harga plastik sudah mulai terjadi sebelum Lebaran. Akan tetapi, saat itu kenaikan harga plastik belum terlalu tinggi.
"Naiknya itu bertahap, tetapi terus mengalami kenaikan. Sekarang naiknya sudah sampai 40 persen dan stok plastik juga sudah mulai mengalami kekosongan. Karena saya tanya ke sales, banyak yang tidak produksi lagi karena tidak ada bahan baku," katanya.
Andi mencontohkan seperti cup plastik yang sebelumnya Rp8.000 isi 50 cup kecil, sekarang sudah Rp13.000. Sedangkan untuk cup plastik ukuran besar yang sebelumnya Rp13.000, saat ini sudah naik menjadi Rp25.000 untuk isi 50 cup.
Tak hanya itu saja, kenaikan harga terjadi juga pada harga kantong plastik kiloan. Harga kantong plastik kiloan yang sebelumnya hanya Rp20.000 per kilonya, saat ini melonjak menjadi Rp32.000 per kilonya. Kenaikan juga terjadi untuk plastik pembungkus bening ukuran seperempat kilogram hingga satu kilogram.
Sebelumnya, dari harga Rp8.000 dengan berat 200 gram menjadi Rp13.000 dengan berat yang sama. Hanya saja, isi dari lembar plastik pembungkus bening antara seperempat, setengah, dan satu kilogram akan mengalami perbedaan yang cukup signifikan.
"Karena harga naik, jadi daya beli juga pasti mengalami penurunan. Sama juga penurunan penjualan yang terjadi sampai 40 persen. Belum lagi stok banyak yang kosong dan pastinya berdampak pada omzet penjualan," jelasnya.
Ada harapan besar yang diungkapkan Andi kepada pemerintah. Dengan kondisi saat ini yang masih tidak stabil, terlebih pasca-Lebaran, pemerintah harus bisa cepat mengambil langkah.
Karena bila kondisi seperti ini terjadi secara terus-menerus, maka akan sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Tidak adanya perputaran ekonomi membuat pedagang lambat laun akan mengalami kebangkrutan.
(*)