Ratusan Pelajar SMAN 1 Kota Malang Ikuti Sinau Bareng Alumni, dapat Pembekalan Karir dari 18 Profesi
Eko Darmoko April 13, 2026 07:45 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG – Sebanyak 913 pelajar SMAN 1 Kota Malang mengikuti kegiatan Sinau Bareng Alumni yang digelar Ikatan Alumni Mitreka Satata (Ikamisa) sebagai bentuk pembekalan karir dan motivasi sebelum lulus sekolah, Senin (13/4/2026).

Ketua DPP Ikamisa, Irjen Pol Purnawirawan, Anang Syarif Hidayat, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian alumni untuk membantu siswa menentukan arah masa depan secara lebih terarah.

“Ini wujud kepedulian kami agar adik-adik tidak bingung setelah lulus. Kami berikan pembekalan sesuai minat mereka,” ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Senin (13/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan informasi dari berbagai bidang profesi yang dihadirkan langsung oleh para alumni.

Total terdapat 18 profesi yang diperkenalkan, mulai dari bidang hukum, militer, pendidikan, hingga bisnis.

“Kami kumpulkan alumni dari berbagai profesi untuk menjelaskan jenjang karir dan bagaimana meraihnya, termasuk tantangannya,” jelasnya.

Baca juga: Yai Mim Meninggal Dunia, Lokasi Pemakamannya Masih Belum Jelas, Kabar Kematian Viral di WhatsApp

Anang menekankan pentingnya sikap realistis dalam menentukan pilihan karir, dengan menyesuaikan kemampuan dan kondisi yang dimiliki masing-masing siswa.

“Kalau memang tidak sesuai kemampuan, jangan dipaksakan. Kondisi global saat ini sangat dinamis,” katanya.

Selain pembekalan karier, ia juga menyoroti pentingnya pembentukan mental dan moral sebagai bekal utama menghadapi tantangan masa depan.

“Yang terpenting adalah mental yang kuat, tidak mudah putus asa, dan siap menjadi pejuang tangguh,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kota Malang, Sasongko, menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai keterlibatan alumni memberikan dampak positif bagi siswa.

“Kami merasakan hubungan yang sangat erat antara alumni dan adik-adiknya. Ini menjadi motivasi besar bagi siswa,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran alumni yang telah sukses di berbagai bidang mampu memberikan inspirasi nyata kepada siswa untuk meraih prestasi serupa.

Baca juga: Kondisi Terakhir Yai Mim di Tahanan Sebelum Meninggal Dunia Menurut Polisi, Tiba-tiba Jatuh Lemas

“Anak-anak bisa melihat langsung contoh sukses dari kakak-kakaknya, sehingga lebih percaya diri dalam menentukan pilihan,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi tingginya kepedulian alumni terhadap almamater, yang dinilai menjadi salah satu kekuatan utama SMA Negeri 1 Malang.

“Alumni yang mau turun langsung ini luar biasa. Mereka menunjukkan kecintaan kepada sekolah dan tidak melupakan asalnya,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai masa depan serta termotivasi untuk meraih cita-cita sesuai potensi yang dimiliki.

Kegiatan Sinau Bareng Alumni memberikan pengalaman berharga bagi siswa, khususnya dalam mengenal berbagai pilihan karir sejak dini.

Salah satunya dirasakan oleh siswa kelas XI, Agatha Brilliana Crystala, yang mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.

Agatha menyebut, dalam kegiatan itu dirinya memperoleh paparan dari berbagai bidang profesi, mulai dari teknologi informasi, manajemen multimedia, arsitektur, hingga teknik elektro.

“Kami diberikan gambaran umum tentang profesi, seperti bekerja di bidang apa saja dan apa yang dipelajari di dalamnya,” ujarnya.

Agatha memiliki rencana melanjutkan pendidikan di bidang manajemen. Ia bercita-cita menjadi seorang pebisnis dan membangun usaha sendiri.

“Saya ingin kuliah di jurusan manajemen karena ingin menjadi pebisnis. Dengan berbisnis, saya bisa belajar banyak hal dan membangun relasi dengan banyak orang,” jelasnya.

Ia menilai relasi menjadi salah satu faktor penting dalam meraih kesuksesan, terutama di dunia bisnis. Hal itu juga diperkuat melalui materi yang ia terima dalam kegiatan tersebut.

“Relasi itu sangat penting, karena bisa membantu mendapatkan informasi dan kepercayaan dari orang lain,” ujarnya.

Agatha menambahkan, selama ini dirinya juga telah mulai membangun relasi dengan para alumni yang telah melanjutkan studi ke perguruan tinggi, termasuk melalui komunikasi dan berbagi pengalaman.

“Kami sering bertukar cerita dengan kakak alumni tentang kegiatan mereka sekarang. Itu sangat membantu,” katanya.

Menurutnya, relasi tidak hanya membantu membuka peluang, tetapi juga memperluas wawasan dan pengalaman.

“Relasi itu bukan hanya keluar dari zona nyaman, tapi membuat zona nyaman kita menjadi lebih luas,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.