Angka Kunjungan Wisatawan Turun, Pelaku Wisata di Magelang Raya Sepakat Saling Promosikan Destinasi
Yoseph Hary W April 13, 2026 09:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Para pelaku wisata di Magelang Raya menyepakati untuk saling promosikan antardestinasi melalui platform digital untuk mendongkrak kunjungan wisatawan. Hal itu mereka lakukan setelah angka kunjungan di masa libur lebaran lalu menurun.

Kesepakatan tersebut dilakukan di Netra Café, Kawasan Obyek Wisata Nepal Van Java, Desa Sukomakmur, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang pada Senin (13/04/2026) siang.

Sepakat kolaborasi

Ketua Panitia Halalbihalal Pelaku Wisata se Kabupaten Magelang, Edward Alfian mengungkapkan dalam kesempatan tersebut disepakati bersama bahwa sesama pelaku wisata akan saling memperkuat sinergi. 

Kolaborasi dilakukan para pelaku wisata di Magelang raya khususnya pada bidang pemasaran atau promosi.

“Pada masa libur lebarin kemarin banyak destinasi atau bahkan hampir mayoritas kunjungan di destinasi wisata yang ada di Magelang ini baik Kota dan Kabupaten menurun, sehingga dalam kesempatan ini sekaligus kita lakukan evaluasi dan investigasi penyebab turunnya kunjungan di destinasi wisata tersebut,” Jelas Edward.

Penyebab angka kunjungan turun

Dari hasil investigasi awal penyebab turunnya kunjungan ke destinasi wisata yang ada di Magelang ini, lanjut Edward, menunjukkan adanya kurang promosi dan pengenalan kepada wisatawan sehingga wisatawan yang datang hanya singgah di satu, dua destinasi saja.

Melihat fenomena tersebut, para pelaku wisata di Magelang Raya menyepakati untuk saling mempromosikan destinasi satu dengan destinasi laiinya berikut didorong oleh Pemerintah Daerah yang akan meluncurkan platform digital promosi wisata.

“Persoalan promosi adalah yang utama, sehingga kami akan memperkuat promosi yang kolaborasi, dengan tagline, “Destinasiku Destinasimu, Destinasimu Destinasiku” sehingga nanti antar pelaku Destinasi Wisata akan menawarkan juga destinasi lainnya,” Imbuhnya.

PIhaknya yakin dengan kolaborasi promosi tersebut akan menambah kunjungan angka wisatawan dan akan menambah lama tinggal wisatawan saat berada di Kabupaten Magelang sehingga destinasi wisata yang ada bisa tumbuh, pendapatan daerah bisa naik.

Selaras dengan kearifan lokal

Sementara itu, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji menilai tagline destinasiku destinasmu selaras dengan kearifan lokal dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi budaya luhur yang harus ditanamkan pada semua kalangan.

“Dan ini selaras juga dengan program kami untuk membangun ekosistem wisata, dimana antar destinasi saling menunjukkan potensi destinasi lainnya sehingga wisatawan mempunyai pilihan kemana saja mereka akan berkunjung,” imbuhnya.

Platform digital promosi wisata 

Grengseng juga merencanakan untuk membuat platform digital sebagai sarana penunjang promosi wisata tersebut sehingga sebelum datang ke Magelang masyarakat bisa tinggal memilih destinasi mana yang akan mereka kunjungi.

“Permasalahan sekarang juga, banyak wisatawan yang tidak tahu di Magelang ini ada apa aja dan harga tiketnya berapa serta kalau mau kesana bisa menghubungi siapa, nah ini akan ada dalam platform digital tersebut sehingga memudahkan wisatawan yang akan berkunjung ke Kabupaten Magelang,” Imbuhnya.

Grengseng berharap dengan promosi yang kuat antar sesame destinasi wisata tersebut dapat mempercepat pertumbuhan ekosistem wisata, sehingga wisatawan akan menambah masa tinggalnya di Kabupaten Magelang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.