Peringatan Dini Hujan di Jawa Timur Selasa, 14 April 2026: Bojonegoro Waspada, Nganjuk Siaga
Whiesa Daniswara April 13, 2026 09:30 PM

TRIBUNNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca di Jawa Timur untuk Selasa (14/4/2026).

Dengan adanya peringatan dini, diharapkan masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah jika cuaca buruk.

Peringatan dini juga memberi waktu yang cukup bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri sebelum cuaca ekstrem terjadi.

Untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem, kesiapsiagaan sangat penting. Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang disebabkan oleh air dan cuaca seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta pohon tumbang.

Peringatan dini terbagi dalam tiga level, yakni Waspada (hujan sedang-lebat), Siaga (hujan lebat-sangat lebat), serta Awas (hujan sangat lebat-ekstrem).

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini hujan disertai petir di sejumlah wilayah.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kepulauan Bangka Belitung Selasa, 14 April 2026: Kabupaten Bangka Hujan Sedang

Peringatan Dini Hujan di Jawa Timur Selasa, 14 April 2026

1. Waspada (hujan sedang - lebat)

  • Bojonegoro
  • Kediri
  • Kota Madiun
  • Trenggalek
  • Tulungagung
  • Magetan
  • Ngawi

2. Siaga (hujan lebat - sangat lebat)

  • Madiun
  • Nganjuk
  • Ponorogo

Baca juga: Prakiraan Cuaca Bandung Raya Selasa, 14 April 2026: Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

3. Peringatan Dini Hujan Disertai Petir

  • Blitar
  • Bojonegoro
  • Kediri
  • Kota Kediri
  • Kota Madiun
  • Madiun
  • Nganjuk
  • Probolinggo
  • Tuban
  • Tulungagung
  • Magetan
  • Ngawi
  • Pacitan
  • Ponorogo

Baca juga: Prakiraan Cuaca Madura Selasa 14 April 2026, 4 Kecamatan Cerah Tanpa Hujan

BMKG mengeluarkan empat poin rekomendasi utama sebagai langkah antisipasi:

Waspada Bencana & Cuaca Ekstrem: Menghindari daerah rawan longsor dan banjir, serta mewaspadai potensi cuaca ekstrem terutama pada siang dan malam hari. Siapkan perlengkapan darurat.

Manajemen Drainase: Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau membersihkan saluran air dan memastikan resapan air berfungsi optimal untuk menampung curah hujan tinggi.

Investasi Lingkungan: Memanfaatkan musim hujan untuk menanam pohon guna memperkuat tanah dan meningkatkan resapan air di masa depan.

Pantau Informasi Terkini: Selalu memantau peringatan dini melalui aplikasi Info BMKG, media sosial resmi, sms blasting BMKG-KOMDIGI, atau menghubungi Call Center 196.

(Tribunnews.com/Mohay)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.