POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung Timur mulai bersiap menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang. Target tinggi dipatok untuk mengharumkan nama Belitung Timur 2026.
Sekretaris KONI Belitung Timur, Ferizal mengatakan bahwa persiapan atlet, terutama pada cabang olahraga (cabor) unggulan sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu. Pembinaan khusus terus dijalankan guna memastikan potensi medali diraih.
Dalam perhelatan Porprov kali ini, KONI Beltim membawa ambisi besar untuk memperbaiki posisi di klasemen umum. Ferizal mengatakan target tahun ini adalah merangkak naik ke posisi empat besar, dari yang sebelumnya posisi lima.
"Kalau target KONI, itu naik peringkat. Kalau kemarin di posisi lima, Insya Allah kita mencoba naik ke peringkat empat," ujar Ferizal, Senin (13/4/2026)
Ferizal menjelaskan persiapan olahraga tidak bisa dilakukan secara instan. Ada tiga tahapan utama yang harus dilalui atlet, yakni persiapan umum, persiapan khusus, dan persiapan pertandingan.
Biasanya tahapan-tahapan tersebut membutuhkan waktu minimal delapan bulan. Namun, Ferizal mengingatkan bahwa saat ini waktu yang tersisa kurang lebih tujuh bulan sebelum kompetisi dimulai.
Oleh karena itu, KONI Beltim terus memacu semangat para pengurus cabor agar tetap optimis. Ferizal tidak ingin ketidakpastian dana menggugurkan semangat para atlet yang sudah berlatih keras.
Ferizal menjelaskan dari 23 cabor yang dipersiapkan untuk berangkat, sebanyak 18 pengurus cabor hadir dalam rapat koordinasi terbaru untuk menunjukkan komitmen mereka.
"Cabor Alhamdulillah sampai hari ini masih semangat. Terbukti hari ini dari 23 cabor yang kita persiapkan, 18 cabornya hadir dalam rapat koordinasi," ucapnya.
Namun, Ferizal mengakui bahwa semangat saja tidak cukup. Kepastian pemberangkatan atlet sangat bergantung pada berapa besar anggaran yang akan disetujui oleh pemerintah daerah nantinya.
Hingga saat ini, pihak KONI masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah daerah terkait penambahan dana.
KONI Beltim telah menyiapkan dua opsi skenario pemberangkatan. Opsi pertama adalah memberangkatkan seluruh cabang olahraga, sementara opsi kedua hanya memprioritaskan cabor-cabor unggulan yang memiliki potensi medali.
Dua opsi tersebut diajukan untuk menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Ferizal mengatakan bahwa pihaknya belum berani menjanjikan apa pun kepada atlet sebelum ada kepastian.
"Kita sih maunya semua kita berangkatkan, tapi kepastian dana itu yang utama. Kalau disetujui sekian, maka yang berangkat sekian. Kita belum berani bicara lebih jauh ke atlet," ungkapnya.
KONI berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan kejelasan. Semakin lama kepastian tertunda, maka akan semakin sulit bagi tim kepelatihan untuk menyusun persiapan yang matang.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)